Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Tekan Penyebaran Virus Covid-19 Varian Omicron, Kepala Daerah Instruksikan Percepatan Vaksinasi Dosis 2 dan Dosis 3

Gambar berita: Tekan Penyebaran Virus Covid-19 Varian Omicron, Kepala Daerah Instruksikan Percepatan Vaksinasi Dosis 2 dan Dosis 3

Untuk menekan penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, Bupati Irsyad Yusuf meminta kepada seluruh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan agar semakin memacu upaya percepatan vaksinasi. Baik vaksinasi dosis 2 dengan sasaran lansia maupun dosis 3 (booster) untuk semua lapisan masyarakat harus terus dioptimalkan. Termasuk kian mengintensifkan vaksinasi untuk anak yang telah dilaksanakan sejak tanggal 6 Januari 2022.

Disampaikan seusai mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Pengarahan Penanganan Pandemi Covid-19 oleh Presiden RI secara hybrid siang tadi, Kepala Daerah menekankan beberapa hal penting. Fokusnya lebih kepada penguatan sinergi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama jajaran Forkopimda dalam memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi.

“Percepatan vaksinasi dari data secara umum sudah mencapai 70 persen. Tugas kita semua sesuai arahan  Presiden pada percepatan vaksinasi lansia. Jika dosis pertama sudah mencapai 67 persen, maka dosis keduanya yang perlu ditingkatkan karena masih 35 persen,” tandas Bupati.

Menurut Ketua Ikatan Alumni Muhammadiyah Malang (IKA UMM) yang gemar sepakbola tersebut, dibutuhkan pemetaan sekaligus evaluasi hasil capaian vaksinasi. Sehingga dapat diperoleh cara baru untuk melakukan percepatan vaksinasi ke depannya.

“Percepatan vaksinasi di seluruh daerah memang harus dipacu lagi. Maka dari itu, saya minta kepada Kapolres, Dandim, Danrem, Camat, Kepala Desa/ Lurah agar saling mendukung. Sekali lagi, percepatan vaksinasi adalah kunci,” tegas Bupati.

Selain itu, adik kandung Walikota Pasuruan tersebut juga mengisyaratkan terkait pentingnya pengetatan penegakan protokol kesehatan di masyarakat. Maka dari itu sangat dibutuhkan kedisiplinan secara kolektif. Termasuk diantaranya, keharusan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar mampu menjadi tauladan di lingkungannya dalam menerapkannya.

“Kemudian untuk penegakan protokol kesehatan, saya minta Pak kapolres dan Pak Dandim untuk masukannya. Bisa melalui Kabag Ops untuk bisa dikoordinasikan dengan jajaran Pemda, nanti formulasinya seperti apa yang paling efektif untuk menegakkan protokol kesehatan,” paparnya kepada semua peserta Rakor yang hadir di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Senin (7/2/2022). (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Haul Masyayikh dan Heroik Santri 2026. Doakan Semua Ulama dan Kepala Daerah di Kabupaten Pasuruan Yang Telah Wafat

Ratusan ulama, kiyai hingga para ustad beserta anggota Jam’iyah Alith Thariqah a...

Article Image
Ulama-Ulama Pasuruan Sampaikan 5 Seruan Sikapi Penyadapan Pada Presiden Prabowo

Menyikapi mencuatnya dugaan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dan...

Article Image
Nikmatnya Kupang Kraton. Kuliner Legendaris Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan selain dikenal daerah industri dan religius, juga terkenal ak...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...