Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan Andriyanto meminta kepada seluruh anggota Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Pasuruan agar lebih aktif dan produktif dalam memproduksi beragam konten digital sebagai media promosi terhadap produk-produk yang dihasilkan. Terlebih di era disrupsi saat ini yang sangat identik dengan pemanfaatan platform digital.
Disampaikan pada saat membuka Sosialisasi Penerapan Regulasi SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung) pada hari Rabu (26/6/2024), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut menitipkan beberapa pesan pentingnya. Fokusnya lebih kepada dinamika, pertumbuhan dan tren belanja konstruksi saat ini yang harus disikapi dengan sikap inovatif.
"Di era revolusi industri, literasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Juga terus berinovasi. Maka saya saya ingin PII menjadi organisasi profesi yang berdaya saing di Kabupaten Pasuruan. Karena itu Panjenengan semuanya harus membuat banyak platform digital. Terlebih akses digital masyarakat saat ini sudah sangat tinggi," pintanya kepada seluruh anggota PII Kabupaten Pasuruan.
Menurut hemat Pj. Bupati Andriyanto, pemanfaatan kanal digital adalah keniscayaan bagi PII Kabupaten Pasuruan agar tetap eksis sebagai organisasi profesi. Tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas SDM dalam menyamakan frekuensi seluruh anggotanya untuk bergerak lebih progresif.
"Sekarang mekanisme pasar sangat dinamis. Karena itu PII harus benar-benar mampu menawarkan sesuatu yang membuat orang itu mau tidak mau mengakui kualitas produk Panjenengan. Semuanya harus tersampaikan. Juga harus lebih rajin dalam membuat Company Profile secara detil, lengkap dengan evaluasi yang sudah dilakukan," tandasnya kepada Ketua PII Kabupaten Pasuruan, Hari Santoso dan seluruh anggotanya.
Sebelumnya, dalam laporannya Ketua PPI Kabupaten Pasuruan, Hari Santoso menyatakan, Forum Diskusi Nasional bertema "Peran PII di Kabupaten Pasuruan Dalam Penerapan Regulasi" tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang SIMBG. Berikut, kelengkapan administrasi dengan sistem dan inovasi yang terpadu melalui sistem digital serta proses dan alur pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui SIMBG.
"Peran PII Kabupaten Pasuruan dalam Penerapan Regulasi SIMBG dibangun untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi dalam proses perijinan dan manajemen bangunan gedung. Melalui integrasinya dengan OSS, SIMBG berfungsi sebagai wadah tunggal untuk mengurus berbagai persyaratan perizinan dan pendataan bangunan. Tapi, di wilayah Kabupaten Pasuruan masih belum banyak yang mengetahui tentang SIMBG. Maka dari itulah kami menggelar kegiatan Sosialisasi SIMBG," terangnya di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat Pemerintah Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar