Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sudah Mandiri, Ratusan KPM PKH di Kabupaten Pasuruan Mengundurkan Diri

Gambar berita
20 November 2021 (11:59)
Pelayanan Publik
3026x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kabupaten Pasuruan, mengundurkan diri.

Pengunduran diri mereka bukan tanpa sebab. Melainkan sudah merasa mampu secara finansial, sehingga tak mau lagi menerima bantuan dari Pemerintah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi mengatakan, total ada 357 KPM yang sudah dinyatakan graduasi mandiri. Istilah tersebut ditujukan kepada KPM yang dengan kesadaran diri mundur dari daftar penerima bantuan PKH. Jumlah tersebut didapatkan dari data sejak Januari-Oktober lalu.

"Mereka mundur dengan kesadaran sendiri. Karena merasa sudah mampu. Sudah punya pekerjaan yang mapan dan penghasilan yang bisa mencukupi kebutuhan setiap bulannya," kata Suwito, di sela-sela kesibukannya, Sabtu (20/11/2021).

Dijelaskannya, total KPM aktif di Kabupaten Pasuruan mencapai sekitar 89.017 KPM. Dari jumlah tersebut, yang tergraduasi sebanyak 3.136 KPM. Dengan rincian, 357 mandiri dan 2.779 alami atau KPM  yang secara otomatis mundur karena meninggal dunia.

Selain karena kesadaran sendiri, para petugas PKH juga intens melakukan sosialisasi. Yakni dengan memberikan pengertian agar yang sudah mampu, bisa memberikan kesempatan pada warga lain yang berhak menerima bantuan yang sama.

“Para petugas juga melakukan sosialisasi. Jadi, yang memang sudah tidak berhak kami berikan pengertian agar mereka bisa mengundurkan diri,” ujarnya.

Lebih lanjut Suwito menegaskan bahwa selain tinjauan di lapangan, warga yang dinilai tidak berhak lagi mendapatkan bantuan, juga tercatat dalam laporan masing-masing pemerintah desa. Dari laporan itu, pihaknya mendatangi yang bersangkutan untuk diberikan pengertian agar yang bersangkutan bisa mundur, tanpa harus memaksa.

“Kami dampingi terus masyarakat yang dilaporkan itu. Mereka tidak secara terpaksa. Tapi, memang mundur suka rela jadinya,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...