Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital Marketing dengan strategi konten kreatif bagi pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan, Minggu (14/6/2026). Pelatihan tersebut menyasar anak-anak muda pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu bersaing di era digital.
Saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara, Gus Shobih menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi para pelaku UMKM.
"Kalau kita tidak memanfaatkan teknologi, kita akan kalah. Lihat saja sekarang, angkutan desa sepi, pasar tradisional mulai ditinggalkan. Bukan karena tidak ada yang butuh, tapi karena teknologi sudah mengubah cara orang berbelanja dan berinteraksi," ujar Gus Shobih di hadapan para peserta.
Ia mencontohkan bagaimana perubahan perilaku konsumen begitu nyata terasa, mulai dari koordinasi warga lewat grup WhatsApp hingga pedagang keliling yang kini lebih proaktif mendatangi pembeli. Semua itu, menurutnya, adalah bukti bahwa teknologi telah menggeser pola perdagangan secara fundamental.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan pun menaruh harapan besar dari pelatihan ini. Salah satu targetnya adalah hadirnya gerai-gerai digital di pasar tradisional yang bisa membantu para pedagang merambah dunia daring, sehingga tidak hanya mengandalkan penjualan secara luring.
"Harapan kami, ke depan di pasar-pasar tradisional ada gerai yang melayani para pedagang supaya mereka bisa jualan tidak hanya di lapak, tapi juga bisa menjangkau pembeli yang lebih luas lewat platform digital," tambahnya.
Kepada seluruh peserta, Gus Shobih berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
"Ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya dan berdiskusi. Di dalam diri kalian ada potensi yang belum tergali. Momen ini adalah kesempatan untuk menemukan potensi itu dan menjadikannya kekuatan untuk mendongkrak ekonomi kita bersama," pesannya. (iguh)
Komentar