Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

58 Tahun. Produksi Susu Segar di KUTT Suka Makmur Eksis Penuhi Pasar Industri dan Masyarakat

Gambar berita
29 Juli 2026 (12:23)
Ekonomi
23x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sejak tahun 1968, Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur di Wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan terus memproduksi susu sapi segar berkualitas yang dikirim ke industri pengolahan susu (IPS) maupun memenuhi kebutuhan warga lokal.

Dalam sehari, jumlah susu segar yang diproduksi mencapai 30 ton. Susu tersebut dihasilkan dari 8000 ekor sapi yang dimiliki 1100 peternak sapi aktif di wilayah Kecamatan Grati dan sekitarnya.

Ketua KUTT Suka Makmur, Evi Zainal Abidin mengatakan puluhan ton susu segar tersebut dikirim ke beberapa perusahaan susu berskala besar seperti Greenfield, Indolakto dan lainnya dengan kriteria penerimaan susu yang berstandart tinggi.

"Saat ini kami bermitra dengan Greenfield dan Indolakto,dan kita bisa memenuhi kriteria quality dari mereka yang cukup tinggi. Khususnya untuk kebutuhan pengolahan produk pasteurisasi mereka," terangnya. 

Kalau jumlah populasi sapi di Grati secara keseluruhan lebih dari 8000 ekor yang dimiliki sekitar 1100 anggota aktif. Dan alhamdulillah mereka punya komitmen luar biasa terhadap penerapan SOP penerimaan susu segar dan pemeliharaan hewan yang sudah memenuhi kaidah animal welfare," kata Evi di sela-sela kesibukannya, Rabu (29/7/2026).

Untuk dapat memproduksi susu segar bermutu, KUTT Suka Makmur menurut Evi terus berkomitmen untuk membangun sistem yang kuat, terutama 4 komponen penting yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Yakni pemilihan bibit sapi yang bagus,  pemeliharaan ternak yang ideal, pembangunan perkandangan yang tepat serta formulasi pakan yang sesuai. 

"Karena hulu itu penting. Jadi kami harus membangun sistem yang kuat, dimulai dari bibit sapi yang bagus, pemeliharaan sapi yang bagus, pembangunan perkandangan yang bagus, baru bicara formulasi pakannya," tegasnya. 

Selain memenuhi pasar industri, KUTT Suka Makmur juga tetap mengalokasikan susu segar untuk kebutuhan lokal alias masyarakat secara harian.

Kata Evi, ada produk "Suka Susu" khas KUTT Suka Makmur yang juga menjadi salah satu andalan dari produk pasteurisasi yang diminati masyarakat. Oleh sebab itu, akses penjualan susu segar kepada masyarakat sekitar masih tetap menjadi fokus utama koperasi dalam rangka mendekatkan keluarga kepada sumber susu terbaik.

"Kita juga menjual susu segar untuk masyarakat dengan harga yang sangat terjangkau. Karena sebagai peternak yang memproduksi susu segar, kami ingin membangkitkan kembali tradisi minum susu di masyarakat," imbuhnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...

Article Image
Harganas ke-33 di Malang, Kabupaten Pasuruan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 digelar di Pendopo...

Article Image
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi Hadiri Puncak HAN ke 42 Jatim di Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan berlevel...

Article Image
58 Tahun. Produksi Susu Segar di KUTT Suka Makmur Eksis Penuhi Pasar Industri dan Masyarakat

Sejak tahun 1968, Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur di Wilayah Kecam...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Tandon dan Menara Air di Wilayah Kekeringan dan Kesulitan Akses Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang tahun ini...