Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Siapkan Anggaran Rp 1,5 M Untuk Relokasi PKL Pasar Pasrepan

Gambar berita
19 Februari 2019 (11:46)
Pelayanan Publik
4076x Dilihat
0 Komentar
admin

Dalam waktu dekat, puluhan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada di depan Pasar Pasrepan, akan segera ditertibkan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) akan segera merelokasi para PKL ke Jagungan, istilah warga sekitar untuk tanah yang menjadi asset Pemda dan akan digunakan untuk menampung para PKL yang totalnya mencapai sekitar 60 PKL.

Edy Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, jagungan tersebut berada persis di sebelah selatan Pasar Baru Pasrepan, dimana tahun ini akan dibangun semacam shelter (tenda besar) sepanjang 60 meter, plus pembangunan fasilitas maupun sarana prasarana penunjang lainnya, seperti pembangunan saluran drainase inti, hingga pengurukan tanah maupun pavingisasi.

“Shelternya berbentuk lengkung dan panjang yang bisa dipergunakan sebagai peneduh supaya tidak kepanasan dan sudah kita atur ventilasinya. Pokoknya kami mohon doa agar secepat mungkin bisa segera kami laksanakan,” kata Edy saat ditemui di kantornya, Selasa (19/02/2019).

Seluruh pembangunan penunjang maupun penertiban PKL Pasar Pasrepan dibiayai oleh APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp 1,5 Milyar. Kata Edy, saat ini pembangunan masih dalam tahap sosialisasi kepada seluruh PKL, dan diperkirakan akan mulai dibangun pada bulan april mendatang.

“Mudah-mudahan awal maret ini sudah bisa lelang sehingga 2-3 minggu kemudian bisa langsung dimulai pelaksanaan pembangunannya,” singkatnya.

Lebih lanjut Edy menegaskan bahwa sampai saat ini, puluhan PKL masih berjualan di depan pasar sehingga membuat wajah depan ruko Pasar Pasrepan seperti terlihat semrawut. Termasuk keberadaan mereka juga membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Pasrepan juga terganggu lantaran berada persis di pinggir jalan.

“Kalau kita tertibkan, Insya Allah pemandangannya jadi lebih indah. Para pengguna jalan juga bisa melintas dengan mudah. Dan yang ingin kami sampaikan adalah jangan takut dagangannya tidak laku, karena kalau makanan atau minuman maupun produknya dijual dengan higienis, enak dan berkualitas, pasti akan terus dicari pembeli,” tegas Edy kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...