Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Satpol PP Kabupaten Pasuruan Tertibkan PKL Tak Tertib Aturan

Gambar berita
17 Maret 2021 (17:10)
Pelayanan Publik
3328x Dilihat
0 Komentar
admin

Satpol PP Kabupaten Pasuruan terus melakukan penertiban PKL (pedagang kaki lima) yang masih saja berjualan di lokasi yang jelas-jelas dilarang.

Seperti yang terlihat pada Rabu (17/03/2021) pagi, dimana para petugas kembali menertibkan para pedagang buah durian yang nangkring di bahu jalan, atau tepatnya di depan Komplek Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana melalui Sekretaris Satpol PP, Nurul Hudayati mengatakan, masih bandelnya para PKL yang berjualan di bahu jalan diduga disengaja. Lantaran lokasi tersebut menjadi jujukan para wisatawan atau pengunjung yang ingin berbelanja atau beribadah di sekitaran Komplek Masjid Cheng Hoo.

“Alasannya selalu perut. Karena lokasi di sekitaran Cheng Hoo banyak pengunjung yang berbelanja maupun beribadah. Tapi sekali lagi kami tegaskan bahwa berjualan di bahu jalan raya adalah dilarang, dan mereka masih melakukannya,” kata Nurul, saat ditemui di kantornya, Rabu (17/03/2021).

Sebelum ditertibkan, para petugas Satpol PP terlebih dulu memberikan peringatan secara lisan dengan tujuan agar para PKL berjualan di lokasi yang diperbolehkan. Akan tetapi, lantaran tak diindahkan, petugas pun akhirnya meminta para PKL untuk segera meninggalkan tempat. Kata Nurul, penertiban yang dilakukan bersifat persuasive. Dalam artian tidak sampai membongkar atau bahkan melakukan kekerasan.

“Yang penting, petugas juga bisa dibantu, karena kita tupoksinya adalah penegakan Perda (peraturan daerah). Tidak ada kekerasan sama sekali, karena kita melakukan pendekatan emosional atau persuasive,” terangnya.

Dijelaskan Nurul, para PKL yang masih saja bandel bukan hanya ditemukan di sekitaran depan Komplek Masjid Cheng Hoo, tapi di beberapa tempat, salah satunya di sekitaran depan Pasar Bangil, Pasar Gempol dll. Penertiban yang dilakukan oleh petugas menjadi kegiatan rutin yang digelar seminggu dua kali dengan lokasi yang berbeda.

“Kita punya 5 patwil (patrol wilayah) yang meliputi Bangil, Rejoso, Purwosari, Pandaan dan Nguling. Ada koordinator sendiri-sendiri yang sama-sama bertugas dalam menegakkan Perda,” terangnya.

Dengan masih ditemukannya para PKL yang mokong, Nurul menghimbau agar kesadaran dan pemahaman para pedagang dalam menaati aturan di daerah, semakin ditingkatkan.

“Insya Allah rejeki sudah ada yang mengatur. Yang jelas, selagi tidak melanggar Perda, ya silahkan saja berjualan,” tutupnya. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Tam...

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Klinik Kesehatan di Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuru...

Article Image
Puluhan Tahun, Kampung Pia di Kejapanan Gempol Tetap Jadi Sentranya Pia di Pasuruan Raya

Hingga saat ini, bisnis pembuatan kue pia di Kampung Pia Dusun Warurejo, Desa Ke...