Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Gambar berita
12 Agustus 2026 (16:14)
Lingkungan
91x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeri (TNBTS, dan terus meluas ke wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan kobaran api yang awalnya terjadi di kawasan Bukit Dingklik, kini merembet ke titik wisata Bukit Cinta. Bahkan besaran api yang membakar disertai kepulan asap yang membumbung tinggi.

"Sampai hari ini masih terjadi kebakaran, utamanya sekarang menjalar ke Bukit Cinta, apinya cukup besar dan merembet cepat sekali," katanya.

Dengan kejadian ini, tim gabungan ekstra waspada agar titik api tidak tembus ke kawasan wisata vital lainnya. Seperti Bukit Kingkong hingga Puncak Penanjakan.

Kata Sugeng, Pemkab Pasuruan menyiagakan 6 kendaraan damkar dan 6 mobil tangki air untuk melakukan pemadaman secara manual dan berjaga di wilayah yang berdekatan dengan rumah penduduk.

Selain itu, ratusan personel gabungan TNI, POLRI, BPBD, BNPB,Satpol PP, TNBTS sampai relawan dan masyarakat peduli api juga bahu membahu semaksimal mungkin melakukan pemadaman manual maupun lewat helikopter. 

"Sampai sekarang pemadaman air terus kita lakukan. Dan kami berterima kasih dari BPBD Jatim dan BNPB yang juga melakukan water boombing di lokasi kebakaran," imbuhnya.

Hanya saja, pasokan air di wilayah pegunungan agak kesulitan, sehingga membuat petugas harus ekstra keras mengerahkan tenaga untuk mengambil air dari wilayah bawah.

Kata Sugeng, meski begitu, seluruh petugas tetap semangat demi dapat memadamkan si jago merah. Berbekal selang panjang yang terhubung langsung ke armada mobil damkar, petugas bertaruh nyawa menyemprotkan air di curamnya tebing.

"Kita kesulitan pasokan air karena letaknya di pegunungan, namun demikian kita bekerja keras seluruh elemen tak kenal lelah," imbuhnya. 

​Tak hanya gempuran dari darat, serangan udara water bombing juga dikerahkan untuk padamkan api.

Hingga berita ini ditulis, helikopter pemadam sudah melakukan lima kali manuver penyiraman (dropping air).

Setiap kali mengangkut air, helikopter tersebut mengelontorkan sekitar 1.000 liter air di atas titik-titik api yang sulit dijangkau manusia. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Tam...

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Klinik Kesehatan di Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuru...

Article Image
Puluhan Tahun, Kampung Pia di Kejapanan Gempol Tetap Jadi Sentranya Pia di Pasuruan Raya

Hingga saat ini, bisnis pembuatan kue pia di Kampung Pia Dusun Warurejo, Desa Ke...