Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati KH Shobih Asrori tengah membangun klinik kesehatan di lingkungan Pondok Pesantren.
Salah satu klinik kesehatan yang tengah dibangun ada di Ponpes Besuk, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan.
Pengurus bagian kesehatan Ponpes Besuk M Fahmi Nabil menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Pemkab Pasuruan atas pembangunan klinik tersebut.
Menurutnya, keberadaan klinik akan sangat membantu pesantren, terutama ketika ada santri yang tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan.
“Sekarang dengan adanya klinik ini, santri tidak perlu jauh-jauh untuk memeriksakan kesehatan. Cukup di klinik pesantren, ” kata Gus Nabil melalui sambungan selulernya, Selasa (11/8/2026).
Ia berharap, pembangunan klinik di Ponpes Besuk tidak berhenti sebagai proyek percontohan. Sebab dulunya, jikalau ada santri sedang sakit, maka harus diantar ke puskesmas terdekat atau rumah sakit.
"Dulu kalau ada santri sakit, kami harus mengantar ke puskesmas terdekat," singkatnya.
Bagi Ponpes Besuk, kata Gus Nabil pembangunan klinik ini menjadi kabar baik. Sebab fasilitas itu nantinya bisa menjadi tempat santri mendapatkan pertolongan ketika sakit.
Di sisi lain, ia juga berpandangan bahwa poliklinik ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pesantren yang lebih sehat.
Kehadiran klinik sekaligus memperkuat salah satu arah program prioritas Mas Rusdi-Gus Shobih dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pondok pesantren.
“Bagi para santri, fasilitas kesehatan yang berada tidak jauh dari tempat mereka menimba ilmu berarti satu hal sederhana namun penting,” paparnya.
Dari pantauan di lokasi, pembangunan gedung poliklinik dengan nilai anggaran sekitar Rp746,8 juta tersebut dikerjakan CV Mulyo Joyo.
Pekerjaan saat ini memasuki tahap pembangunan struktur dan pemasangan batu bata.
Pelaksana CV Mulyo Joyo Ibnu mengatakan, progres pembangunan berjalan lebih cepat dibandingkan target yang ditetapkan.
Memasuki minggu kelima, progres fisik pekerjaan telah mencapai 14,8 persen.
Capaian tersebut berada di atas target awal sebesar 12 persen.
“Realisasi pengerjaan di lapangan tercatat melampaui rencana awal. Progres fisik saat ini mencapai 14,8 persen, sedangkan target awal sebesar 12 persen,” jelasnya.
Sejumlah pekerjaan yang tengah dilakukan antara lain pembangunan struktur foundation atau pile cap, struktur kolom bangunan, serta pekerjaan pasangan batu bata.
Dengan masa pelaksanaan selama empat bulan, pihak pelaksana optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak. (emil)
Komentar