Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Percepat Penanganan Gelandangan Sampai Orang Gila, Pemkab Pasuruan Segera Bentuk Tim Reaksi Cepat

Gambar berita
20 Desember 2017 (19:10)
Pelayanan Publik
4535x Dilihat
0 Komentar
admin

Permasalahan Anak Jalanan, Wanita Tuna Susila (WTS), Gelandangan Pengemis (gepeng) sampai orang gila yang masih saja berkeliaran hingga membuat masyarakat resah, perlahan akan segera tertangani.

Tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sosial akan membentuk Tim Reaksi Cepat yang tujuannya untuk lebih mempercepat Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Bambang Hariyanto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa penyakit masyarakat dianggap cukup menganggu dan tidak membuat nyaman masyarakat. Karena itu sebisa mungkin jika ditemukan PMKS, maka Dinsos agar segera secepatnya melakukan penanganan.

“Seperti kita ketahui bersama kalau untuk penanganan, biasanya dibawa dari Satpol PP baru dibawa ke Dinsos. Dinsos sendiri juga ada penyisiran tapi masih dilakukan sewaktu-waktu,” jelasnya.

Tahun depan, tim reaksi cepat ini akan bekerja sama dengan staf Kecamatan, Jika ada laporan ditemukan PMKS, maka Dinsos akan langsung turun untuk menertibkan dan dibawa untuk direhabilitasi di Dinas Sosial. Kata Bambang, Tim reaksi cepat ini dikatakan ada 3 orang yang akan segera menertibkan jika ada laporan.

“Yang jelas ini adalah bagian dari ikhtiyar kami untuk segera menuntaskan keluhan masyarakat akan PMKS yang masih merajalela di mana-mana. Secara bertahap akan kita selesaikan, akan tetapi kami juga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat untuk membantu program kami,” ungkap pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan itu.

Sementara itu, dari catatan Dinas Sosial, setidaknya dalam tahun 2017 ini, sebanyak 250 PMKS mulai dari Anjal, WTS, Gepeng dan orang dengan gangguan kejiwaan telah diamankan.  Dari jumlah tersebut, 60 persen dikembalikan ke keluarga, sisanya dikirim ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur juga ke UPT untuk diberikan pelatihan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...