Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Pengerjaan Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Dari DBHCHT 2023, Rampung

Gambar berita: Pengerjaan Pembangunan, Rehabilitasi dan Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Dari DBHCHT 2023, Rampung

Selain jalan dan jembatan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga telah selesai melaksanakan pekerjaan pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani yang anggarannya berasal dari DBHCHT (dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau) tahun 2023.

Total ada 49 titik lokasi yang menjadi target sasaran pekerjaan yang semuanya sudah selesai, dan diresmikan secara langsung oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto di Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Rabu (21/2/2024) siang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri menjelaskan, pembangunan jalan usaha tani merupakan pelaksanaan program penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian. Pelaksanaan dan titik sasaran berdasarkan SK Bupati Pasuruan nomor 521.3/254/HK/424.013/2023 tertanggal 2 Januari 2023.

Dalam SK tersebut, lokasi kegiatan pembangunan jalan usaha tani tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. Salah satunya di wilayah Desa Sumbersuko, dimana anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani mencapai Rp 189.753.000.

"Contohnya di Desa Sumbersuko ini, pekerjaannya memakan waktu 60 hari kalender, dan sudah selesai dilaksanakan," jelasnya.

Dikatakan Lilik, manfaat jalan usaha tani jelas dirasakan oleh para petani. Utamanya menjadi akses mobilitas sarana dan prasarana untuk lahan pertanian di sekitarnya.

"Bukan hanya satu petani, tapi bisa sampai 50 hektar lahan di sekitarnya. Karena jalan usaha tani ini sangat penting untuk kelancaran kegiatan produksi tanaman pertanian seperti padi, jagung dan lainnya," katanya.

Sementara itu, usai meresmikan, Pj Bupati Andriyanto menegaskan bahwa  infrastruktur pertanian dalam pembangunan pertanian saat ini memiliki peranan yang sangat strategis. Khususnya berkaitan dengan upaya pencapaian sasaran program ketahanan pangan nasional sekaligus menunjang pembangunan pertanian yang efisien.

"Jalan pertanian sebagai bagian dari infrastruktur pertanian merupakan salah satu komponen dalam subsistem hulu. Saya berharap bisa mendukung usaha tani, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian," ucapnya.

Dengan dibangunnya jalan usaha tani, maka kegiatan pertanian menurut Andriyanto akan semakin lancar. Dan muaranya adalah peningkatan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis dan kesejahteraan petani.

"Yang pasti, ketika sudah dibangunkan, maka kami titip kepada para petani untuk dijaga. Karena maintainance itu yang paling sulit dilakukan. Tapi percayalah, apabila rutin, maka hasilnya pun juga sangat maksimal,"  tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Nikmatnya Kupang Kraton. Kuliner Legendaris Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan selain dikenal daerah industri dan religius, juga terkenal ak...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...