Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jalan-Jalan Ke Wisata Hutan Mangrove di Desa Penunggul, Kecamatan Nguling

Gambar berita
13 Januari 2020 (18:50)
Pariwisata
14371x Dilihat
0 Komentar
admin

Kecamatan Nguling sebagai salah satu wilayah di ujung paling timur Kabupaten Pasuruan, tak hanya terkenal karena kuliner “Rawon” nya. Melainkan daya tarik Wisata Hutan Mangrove.

Ya, jutaan pohon mangrove bertengger kokoh di areal sabuk hijau (green belt) sepanjang 183 hektar, yang berada di Desa Penunggul.

Sejak 33 tahun silam, ratusan pohon mangrove berhasil ditanam oleh Mukarim, Sang Pahlawan Mangrove. Kini, total lebih dari 1.830.000 pohon mangrove menjadi kawasan wisata pesisir yang menjanjikan.

Saat ditemui di sekitar Wisata Mangrove, Senin (13/01/2020) siang, Mukarim menegaskan bahwa mangrove yang tumbuh berjajar menjadi benteng pencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang air laut. Meskipun air laut pasang hingga gelombang laut utara sangat tinggi, jutaan pohon mangrove lah yang menahan dan menyelamatkan perkampungan dari abrasi.

“Sangat aman. Warga tak perlu takut dengan abrasi atau banjir rob. Karena hutan mangrove di sini sangat banyak dan fungsi hutan mangrove ini adalah untuk melindungi wilayah pesisir dengan akarnya yang sangat efisien. Hal ini akan menjadikan pelindung pengikisan tanah akibat air,” katanya.

Sebagai kawasan wisata Mangrove, Mukarim dan pihak pengelola tidak membebankan tiket masuk. Hanya saja, setiap wisatawan yang datang diwajibkan menjaga kebersihan. Yakni tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang areal pantai.

“Tidak ada tiket masuk, hanya saja wisatawan yang berkunjung diharuskan jaga kebersihan. Agar tak sepi, dekat pintu masuk ada warung kopi milik warga sekitar,” terangnya.

Hingga kini, wisata mangrove dikunjungi setiap weekend alias sabtu dan minggu. Untuk hari-hari biasa, jumlah pengunjung yang datang tidak terlalu banyak. Kata Mukarim, para wisatawan yang datang ke Hutan Mangrove akan dimanjakan dengan ratusan jenis tanaman bakau yang ditanam. Seperti Rhyzapora Mucronata, Abisina Alba, Rhyzapora Apiculata,  dan Alasina Marina. Selain itu,

ada juga 14 spesies hewan khas pantai yang bisa dilihat. Yakni bandeng, belanak, glodok, keong, tiram, kerang hijau, kadal, biawak, ular, burung kuntul putih, kepiting bakau, udang putih, rajungan, dan capung.

“Bahkan nelayan sekitar secara tidak langsung mendapat keuntungan dari Hutan Mangrove yang kian lestari ini. Karena mereka juga bisa menjual hasil tangkapan mereka kepada para pengunjung,” ucap peraih penghargaan Kalpataru dan penghargaan Satya Lencana pembangunan dari Presiden tersebut.

Sementara itu, Slamet Sunhaji selaku Kepala Desa Penunggul mengaku telah menyiapkan banyak program dan kegiatan dalam rangka pengembangan Desa Penunggul sebagai Ikon Wisata di wilayah timur Kabupaten Pasuruan. Mulai dari penanaman pohon gelodok di sepanjang jalan menuju Wisata Mangrove,  pembersihan sampah sekitar pantai dan hutan mangrove, hingga pengembangan produk makanan dan  minuman berbahan dasar buah mangrove.

“Insya Allah kita semangat untuk membangun Desa Penunggul sebagai ikon wisata di Kabupaten Pasuruan. Kita kerahkan semua pihak untuk sama-sama menggeliatkan pariwisata di sini,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan.

Ditambahkan Slamet, saat ini pihaknya sudah membentuk Pokdarwis (kelompok sadar wisata) yang akan segera dilaunching dalam waktu dekat. Dengan adanya Pokdarwis tersebut, dirinya optimis bahwa aspirasi masyarakat akan tertampung. Sehingga visi dan misi dalam memajukan wisata mangrove akan tercapai.

“Mudah-mudahan semuanya sesuai rencana. Dari Pemkab Pasuruan juga punya banyak kegiatan yang mengarah ke Wisata Nguling. Termasuk Pemprov dan Pemerintah Pusat, kami siap menyambutnya,” tegasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Tam...

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Klinik Kesehatan di Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuru...

Article Image
Puluhan Tahun, Kampung Pia di Kejapanan Gempol Tetap Jadi Sentranya Pia di Pasuruan Raya

Hingga saat ini, bisnis pembuatan kue pia di Kampung Pia Dusun Warurejo, Desa Ke...