Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Di Masa Pandemi, Santri Harus Jadi Kader Protokol Kesehatan

Gambar berita
09 Maret 2021 (15:12)
Pelayanan Publik
2905x Dilihat
0 Komentar
admin

Santri harus menjadi kader dalam protokol kesehatan, baik di lingkungan pondok dan juga lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pesan tersebut disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam agenda Silaturahmi dalam rangka Pesantren Sehat Indonesia Kuat di Pondok Pesantren Ngalah, Kecamatan Purwosari, Senin (8/3/2021).

Meskipun saat ini kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sudah cukup terkendali, masyarakat tidak boleh lengah. Tidak terkecuali para santri di Pondok Pesantren Ngalah. Terkait penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Pasuruan sendiri merupakan langkah ikhtiar sekaligus usaha Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengurangi persebaran kasus positif.

“Covid-19 harus diambil hikmahnya. Hikmahnya harus menjaga pola hidup bersih. Juga harus selalu menjaga kesehatan. Tidak terkecualu di kalangan santri dan lingkungan Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan, khususnya di Pondok Pesantren Ngalah”, pesan Bupati.

Bupati menambahkan, hikmah lainnya dari pandemi adalah penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang lebih sering dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih saat ini semua kegiatan dari berbagai sektor tidak terlepas dari bantuan TIK, terutama dalam bidang pembelajaran. Oleh karena itu, seluruh santri juga harus mampu beradaptasi dan mengerti tentang penggunaan teknologi informasi.

“Santri juga harus paham dengan teknologi informasi dikarenakan pembelajaran harus daring. Sehingga nanti sudah bisa beradaptasi dan menguasai. Sehingga harapannya nanti cepat beradaptasi dan menguasai bidang-bidang yang menggunakan TIK”, himbaunya.

Hadir dalam kegiatan, Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah, KH. Sholeh Bahruddin dan Santri Putra dan Putri Pondok Pesantren Ngalah. Juga Ketua Komunitas Averroes, Sutomo dan Rusdiono dari tim Sampoerna Untuk Indonesia (SUI). Di akhir acara, Bupati berkesempatan untuk menyerahkan bantuan kesehatan secara simbolik untuk para santri. Berikut penyematan rompi Santri Husada kepada mereka yang diberi amanah sebagai petugas Pos Kesehatan Pesantren. (Iguh+Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Tam...

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Klinik Kesehatan di Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuru...

Article Image
Puluhan Tahun, Kampung Pia di Kejapanan Gempol Tetap Jadi Sentranya Pia di Pasuruan Raya

Hingga saat ini, bisnis pembuatan kue pia di Kampung Pia Dusun Warurejo, Desa Ke...