Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Di Masa Pandemi, Santri Harus Jadi Kader Protokol Kesehatan

Gambar berita
09 Maret 2021 (15:12)
Pelayanan Publik
2857x Dilihat
0 Komentar
admin

Santri harus menjadi kader dalam protokol kesehatan, baik di lingkungan pondok dan juga lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pesan tersebut disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam agenda Silaturahmi dalam rangka Pesantren Sehat Indonesia Kuat di Pondok Pesantren Ngalah, Kecamatan Purwosari, Senin (8/3/2021).

Meskipun saat ini kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sudah cukup terkendali, masyarakat tidak boleh lengah. Tidak terkecuali para santri di Pondok Pesantren Ngalah. Terkait penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Pasuruan sendiri merupakan langkah ikhtiar sekaligus usaha Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengurangi persebaran kasus positif.

“Covid-19 harus diambil hikmahnya. Hikmahnya harus menjaga pola hidup bersih. Juga harus selalu menjaga kesehatan. Tidak terkecualu di kalangan santri dan lingkungan Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan, khususnya di Pondok Pesantren Ngalah”, pesan Bupati.

Bupati menambahkan, hikmah lainnya dari pandemi adalah penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang lebih sering dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih saat ini semua kegiatan dari berbagai sektor tidak terlepas dari bantuan TIK, terutama dalam bidang pembelajaran. Oleh karena itu, seluruh santri juga harus mampu beradaptasi dan mengerti tentang penggunaan teknologi informasi.

“Santri juga harus paham dengan teknologi informasi dikarenakan pembelajaran harus daring. Sehingga nanti sudah bisa beradaptasi dan menguasai. Sehingga harapannya nanti cepat beradaptasi dan menguasai bidang-bidang yang menggunakan TIK”, himbaunya.

Hadir dalam kegiatan, Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah, KH. Sholeh Bahruddin dan Santri Putra dan Putri Pondok Pesantren Ngalah. Juga Ketua Komunitas Averroes, Sutomo dan Rusdiono dari tim Sampoerna Untuk Indonesia (SUI). Di akhir acara, Bupati berkesempatan untuk menyerahkan bantuan kesehatan secara simbolik untuk para santri. Berikut penyematan rompi Santri Husada kepada mereka yang diberi amanah sebagai petugas Pos Kesehatan Pesantren. (Iguh+Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
13 Kali Berturut-Turut. Pemkab Pasuruan Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP

13 kali berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan sukses mempertahankan pred...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Intens Lakukan Pemeriksaan Post Mortem

Sejak hari pertama Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan...

Article Image
Idul Adha 1447 H. Pemkab Pasuruan Salurkan 260 Hewan Qurban

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendistribusikan sebanyak 260 hewan qur...

Article Image
Ini Sapi Qurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Tahun ini, masyarakat Kabupaten Pasuruan kembali menerima sapi qurban dari Presi...

Article Image
HLUN 2026. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Lansia Investasi Kesehatan

RSUD Bangil bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Kelua...