Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kembali Berzona Oranye Covid-19, Sistem Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Pasuruan Siap Digelar

Gambar berita
12 Agustus 2021 (17:02)
Pelayanan Publik
2989x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron mengisyaratkan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersiap untuk melaksanakan sistem pembelajaran tatap muka. Pemberlakuan kebijakan itu dilakukan pasca perubahan status zonasi Covid-19 Kabupaten Pasuruan dari yang sebelumnya masuk kategori zona merah menjadi oranye.

Di dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) disebutkan bahwa Kabupaten/ Kota yang berstatus zona oranye, masuk dalam Level 3. Sehingga berpeluang untuk menyelenggarakan sistem pendidikan tatap muka atau diluar jaringan (luring).

Rencananya, pelaksanaan pembelajaran tatap muka sudah dapat diselenggarakan mulai pekan depan. Namun meski demikian, Wakil Bupati menyatakan bahwa dalam penerapannya nanti masih harus menunggu Surat Edaran Bupati Pasuruan.

"Minggu depan, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Pasuruan bisa dimulai. Tentunya harus tetap mengacu pada SE Bupati No 52 terkait Pembelajaran Tatap Muka yang harus dilakukan secara bertahap, 50 persen dari jumlah keseluruhan anak didik di masing-masing sekolah”, jelasnya.

Menurut Wakil Bupati, jika nantinya sistem pembelajaran tatap muka sudah bisa diterapkan, pihak sekolah bisa mengatur jam masuknya secara bergantian hari atau bergantian murid. Pastinya harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Diketahui, terhitung mulai hari Rabu (11/8/2021), Kabupaten Pasuruan kembali memasuki zona oranye dalam peta sebaran Covid-19 yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, selama hampir sebulan lebih, Kabupaten Pasuruan masuk kategori zona merah.

Perubahan status zonasi tersebut tentunya melegakan sekaligus menggembirakan bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang selama ini masih menerapkan sistem pembelajaran secara daring. Untuk kemudian bisa kembali menerapkan sistem pembelajaran tatap muka secara bertahap. (Eka Maria+Iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...