Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.
Di Kabupaten Pasuruan, dimulainya sensus ekonomi ditandai dengan pemasangan rompi oleh Bupati Pasuruan, Mas Rusdi kepada perwakilan petugas dalam Apel Siaga petugas sensus ekonomi di Halaman Kantor Bupati Pasuruan, Jumat (12/6/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mensukseskan Sensus Ekonomi 2026. Yakni dengan menerima para petugas yang datang door to door ke rumah warga untuk melakukan pencacahan secara langsung.
"Kepada masyarakat, kami ingin semuanya ketika ada petugas sensus yang datang, bisa menerima dengan baik, dan memberikan keterangan yang sebenarnya sebagai fondasi sensus ekonomi 2026 untuk nanti kita dapat mengambil kebijakan dalam pembangunan," katanya.
Menurut Mas Rusdi, digelarnya apel siaga petugas sensus ekonomi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar menghasilkan data yang akurat, berkualitas dan terpercaya bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Mari bergerak serentak untuk mencatat setiap denyut ekonomi melalui pelaksanaan SE 2026, untuk Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, berkeadilan," imbuhnya.
Kepada seluruh petugas, Mas Rusdi mengucapkan selamat bertugas sekaligus berpesan agar betul-betul detail saat melakukan pendataan.
"Selamat bertugas. Selamat menjalankan tugasnya dengan baik dan dengan hasil yang selengkap-lengkapnya," harapnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pasuruan, Bagas Susilo menjelaskan sensus ekonomi dilaksanakan mulai 15 juni-31 agustus 2026.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kabupaten Pasuruan telah merekrut sebanyak 1.513 petugas. Dengan rincian 1.335 Petugas Pencacah Lapangan dan 178 Petugas Pemeriksa Lapangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 661 petugas merupakan laki-laki dan 852 petugas merupakan perempuan.
"Seluruh petugas telah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, hingga wawancara," jelasnya.
Setelah dinyatakan lulus, para petugas juga telah mengikuti pelatihan selama tiga hari guna membekali mereka dengan pemahaman konsep, tata cara pendataan, serta penggunaan aplikasi pendataan yang akan digunakan di lapangan.
Selanjutnya, pendataan lapangan secara door to door akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
"Tinggal melaksanakan tugasnya saja. Dan kami mengharapkan dukungan dari seluruh jajaran pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dan pelaku usaha agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas" tutupnya. (emil)
Komentar