Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Masuknya Pendatang Dari Zona Merah Covid-19, Kepala Desa Wajib Perketat Tracing

Gambar berita
23 Juni 2021 (21:37)
Pelayanan Publik
2901x Dilihat
0 Komentar
admin

Mengantisipasi masuknya pendatang di Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menginstruksikan kepada Kepala Desa agar lebih memperketat pelacakan kontak atau tracing di wilayah masing-masing. Terutama bagi mereka yang berasal dari zona merah Covid-19.

Dengan demikian, proses identifikasi dan evaluasi terhadap warga pendatang tersebut dapat mencegah potensi penularan virus Corona lebih lanjut. Sehingga mampu mereduksi sekaligus menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat.  

“Saya minta semua Kepala Desa selalu siaga. Juga harus mengetahui siapa saja pendatang yang masuk di wilayahnya. Termasuk Dinas Kesehatan juga bisa langsung melakukan swab atau rapid antigen ketika ada pendatang yang masuk ke Kabupaten Pasuruan”, jelasnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti (22/6/2021).

Lebih lanjut, mengacu pada beberapa usulan dari peserta Rakor yang dihadiri oleh Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pasuruan, Kepala Daerah juga menyampaikan rekomendasi kepada pihak terkait untuk melakukan pengecekan dan monitoring penanganan Covid-19 di seluruh Desa. Tujuannya, mengantisipasi terjadinya penyelewengan dana desa yang diperuntukkan bagi penanganan Covid-19.

“Kita akan turun untuk melaksanakan audit. Juga swab dan rapid antigen secara acak di beberapa tempat, baik terhadap Satgas Covid-19 maupun staf di lingkungan Pemkab Pasuruan”, jelasnya.

Di samping itu, Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan terus mengoptimalkan vaksinasi. Targetnya, semua masyarakat dapat divaksin secara total. Adapun sasarannya diperuntukkan bagi masyarakat yang rentan terpapar Covid-19 selain tenaga kesehatan, guru dan lansia yang mayoritas telah menerima vaksin.

“Yang juga tidak kalah pentingnya harus kita lakukan bersama saat ini, mari bersama-sama menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan ke masyarakat. Selalu menerapkan 5M dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya dari mutasi Covid-19”, tandas Bupati. (Eka Maria+Iguh)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...

Article Image
Ini Komitmen Mas Rusdi Gratiskan Kursus Pelatih Sepakbola/Pelatih SSB Lisensi D se-Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo tak mau setengah-setengah untuk memajukan dunia pe...

Article Image
KORMI Kabupaten Pasuruan Bakal Gelar Festival Olahraga Masyarakat

Tahun ini, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan akan...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Line 4 PT Satoria Aneka Industri. Kapasitas Produksi 230 Juta Botol Setahun

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pembukaan Line 4 PT Sat...