Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sulap Pisang Cavendish Sortiran Jadi Keripik, Sidiq Akui Raup Puluhan Juta Per Bulan

Gambar berita
13 April 2023 (16:37)
Ekonomi
4278x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Banyaknya pisang cavendish yang sortiran alias tak layak jual, justru dilihat sebagai peluang bisnis oleh Muhammad Sidiq (33).

Petani asal Dusun Lodo, Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan ini mengolah pisang cavendish yang tak lolos jual ini menjadi kripik. Dari kreativitasnya ini, dia bisa meraup untung hingga jutaan rupiah.

Menurut Sidiq, untuk bisa menjual pisang cavendish ke pasar toko modern memang harus memenuhi syarat khusus. Yakni kulit pisang cavendish harus mulus, tidak rusak atau bocel sedikit pun.

"Daripada kita jual murah, mending saya olah jadi keripik, karena yang rusak hanya kulitnya saja," katanya.

Saat ditemui di gudang miliknya, Kamis (13/04/2023) siang, Sidiq menjelaskan, idenya untuk membuat kripik pisang cavendish ini pun berbuah manis. Jelang lebaran, permintaan pesanan kripuk pisang cavendishnya naik drastis. 

Bayangkan saja, dalam sehari dia bisa mengirim hingga 50 bal atau sekitar 150 Kg kripik pisang cavendish. Satu bulan, Sidiq bisa dapat omzet hingga sekitar Rp 50 jutaan dari jualan kripik pisang ini.

"Totalnya sebulan bisa ngirim sampai 1000 bal. Rata-rata satu minggu omzetnya bisa antara 3 juta sampai 5 juta," ungkapnya.

Kripik pisang ini laku dijual di sejumlah pasar di Pasuruan hingga ke sejumlah daerah di Jawa Timur. Seperti Jombang, Jember, Kediri, Blitar, hingga Banyuwangi. Agar bisa memenuhi permintaan konsumen, selain mengandalkan panen pisang cavendish di lahan seluar 15 hektar miliknya, Sidiq juga menjalin kerja sama dengan para petani lain.

"Kripik pisang dibuat mulai awal puasa karena pesanan banyak dan karyawan cuma 12 orang. Biar mencukupi pesanan, saya juga bermitra dengan petani pisang cavendish lain di Gondangwetan, Grati dan Purwodadi," imbuhnya.

Lebih lanjut menjelaskan jika kripik pisang buatannya dijual dengan harga yang terjangkau. Untuk satu kilo kripik pisang rasa original dia jual dengan harga Rp 32 ribu. Sementara untuk kripik pisang dengan varian rasa manis, coklat, dan balodo dibanderol dengan harga Rp 35 ribu. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...