Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Selamat, Pemkab Pasuruan Raih Dua Penghargaan District Implementation Team Dari Kementerian Pertanian

Gambar berita
04 November 2023 (13:11)
Pelayanan Publik
2135x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Menjelang akhir pekan di minggu pertama bulan November 2023, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendapatkan apresiasi ganda dari Kementerian Pertanian. Penghargaan diberikan kepada District Implementation Team (DIT) yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melalui program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

Adapun prestasi yang diraih yakni DIT Kabupaten Pasuruan sebagai "DIT Yang Membentuk Ekosistem Agribisnis. Tidak tanggung-tanggung, penghargaan diterima untuk dua kategori sekaligus. Masing-masing dinobatkan sebagai DIT terbaik di tingkat Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Timur sekaligus DIT terbaik di tingkat nasional.   

Piagam Penghargaan dan hadiah penyerta lainnya diserahterimakan dari Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor pada hari Jumat (3/11/2023).

Piagam Penghargaan dan hadiah penyerta lainnya diserahterimakan dari Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor.   

Kepada Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan, Lilik berharap, pengakuan dari Kementerian Pertanian tersebut dapat memberikan semangat terbarukan bagi petani milenial. Tujuannya tidak lain agar produk-produk pertanian Kabupaten Pasuruan lebih berdaya saing dan memberikan nilai lebih. 

"Dalam membentuk ekosistem agribisnis dibutuhkan  komitmen petani milenial untuk berwirausaha bidang pertanian dari hulu ke hilir. Tidak hanya memproduksi saja, tapi harus ada penanganan pasca panen. Utamanya dalam hal pemasaran dengan tujuan akhirnya bisa melakukan ekspor produk," pintanya. 

Ditambahkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, jika petani milenial mampu menjadikan produk-produk unggulan pertanian lebih berdaya saing, maka secara otomatis akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatannya.  Dengan demikian, tingkat kesejahteraan petani akan meningkat pula.

"Karena itu, kami berharap petani milenial di Kabupaten Pasuruan bisa membentuk korporasi. Sehingga bisa saling sinergi dan berkolaborasi semua pihak sebagai upaya untuk memajukan usaha pertaniannya," pesan Lilik.

Diketahui, program YESS sebagai stimulus pendanaan yang ditujukan bagi wirausahaan muda pertanian dalam bentuk hibah kompetitif. Dalam aplikasinya di lapangan, hal itu dibarengi dengan dibentuknya korporasi petani milenial sebagai wadah pengembangan usaha kepada penerima manfaat. Pembentukan korporasi petani milenial telah memiliki legalitas dalam bentuk Koperasi Produsen Petani Milenial Kabupaten Pasuruan.

Sepanjang tahun 2023 telah dilaksanakan seleksi terhadap Petani Penerima Manfaat Hibah Kompetitif Tahap ke-II dengan pencairan 30 persen sebanyak 77 orang. Hal itu merupakan kelanjutan dari terseleksinya ke-49 Petani Penerima Hibah Kompetitif Tahap ke-I dengan pencairan 70 persen. Seperti halnya yang telah diserahterimakan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto dalam acara Penyerahan Dana Hibah Kompetitif Program YESS dan Launching Koperasi Produsen Petani Milenial yang digelar di Syailendra Farm, Dusun Yitnan Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur pada hari Jumat (20/10/2023).

Saat itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur mengajak petani milenial agar benar-benar mengoptimalkan potensi dan passion-nya dalam melaksanakan usaha taninya. Sekaligus menginstruksikan agar dapat menjaga amanah dengan memaksimalkan kinerja berbasis inovasi yang berdampak luas terhadap kemajuan masyarakat.  

"Kami harapkan petani milenial ini lebih memberikan karya-karya nyata. Dengan usia produktif bisa lebih mengoptimalkan bantuan secara totalitas terutama memajukan bidang pertanian di Kecamatan Tutur. Lakukan pekerjaan secara totalitas dengan memasukkan passion di dalamnya. Maka insyaallah hasilnya akan jauh lebih bagus," ujarnya dalam acara yang dihadiri oleh Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Setya Budi Udrayana. (Eka Maria)


 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...