Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

RSUD Bangil Buka Layanan CAPD. Pasien Bisa Cuci Darah Mandiri di Rumah

Gambar berita
07 Mei 2025 (17:02)
Kesehatan
1218x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

RSUD Bangil Membuka Layanan CAPD, Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil kini membuka layanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) alias cuci darah melalui rongga perut bagi pasien dengan gangguan ginjal.

Layanan CAPD ini merupakan hasil inisiatif dari dokter spesialis penyakit dalam ahli ginjal RSUD Bangil, dr. Ramadi Satryo Sp.PD dan dr. Budi Santoso Sp.PD. dan dukungan penuh dari Direktur RSUD Bangil dr. Arma Rosalina M.Kes.

Saat ditemui di ruangannya, Rabu (7/5/2025) siang, Ramadi mengatakan CAPD merupakan metode terapi pengganti ginjal yang memungkinkan pasien untuk melakukan dialisis secara mandiri di rumah.

Layanan ini diperuntukkan untuk semua pasien gagal ginjal, utamanya bagi para pasien usia muda yang masih produktif bekerja. Sehingga tidak berulang kali ijin ke RSUD Bangil untuk melakukan hemodialisa dengan mesin, lantaran pasien cukup melakukan CAPD dari rumah.

"Biar tidak bolak-balik ke rumah sakit selama dua hari dalam satu minggu. Karena setiap pasien gagal ginjal bisa melakukan CAPD dari rumahnya sendiri," katanya.

Bagaimana cara kerjanya? Ramadi menjelaskan setiap pasien dapat melakukan CAPD dengan menggunakan lapisan di dalam perutnya. Yakni memasukkan cairan khusus ke dalam perutnya dan nanti akan dikeluarkan kembali selama 6 jam sekali.

 "Karena dilakukan setiap 6 jam sekali, maka pasien gagal ginjal ini justru aktifitasnya jauh lebih normal. Karena setiap 6 jam membuang racun di tubuh dan seterusnya. Sehingga sama dengan cuci darah yang dilakukan melalui mesin seminggu dua kali di RSUD," ucapnya.

Ditegaskan Ramadi, layanan CAPD sudah dibuka di RSUD Bangil sejak awal bulan mei ini, dan sudah disambut antusias oleh para pasien gagal ginjal.

"Kemarin ada satu pasien, dan begitu saya tawarkan langsung banyak yang daftar, terutama yang muda-muda," pungkasnya.

Di RSUD Bangil sendiri, jumlah pasien hemodialisa yang telah dilayani sebanyak 120 orang. Jumlah tersebut tak sebanding dengan antrian pasien yang mencapai lebih dari 200 orang .

Dengan dibukanya CAPD, Ramadi optimis para pasien lainnya dapat segera tertangani.

"Mulai awal bulan ini sudah kami buka dan sudah ada pasien yang melakukan CAPD, dan bulan depan sudah banyak yang tertarik. Ini komitmen Ibu Direktur pada kami semua agar terus meningkatkan layanan pada seluruh pasien, salah satunya pasien kasus ginjal dan urologi. Apalagi RSUD Bangil ditunjuk Kemenkes sebagai RS pengampuh penyakit ginjal dan saluran kencing," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...

Article Image
KOPAN Kabupaten Pasuruan Dilantik. Mas Rusdi Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Tanggulangi Narkoba

Narkoba, sampai saat ini masih menjadi musuh besar Bangsa Indonesia. Peran serta...