Berwisata ke Gunung Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan. Namun membawa pulang olahan makanan khas Tengger sebagai buah tangan, mungkin ada yang masih belum melakukannya.
Kalau belum, wisatawan bisa datang ke Dusun Tlogosari, Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Di tempat ini, ada usaha rumahan yang memproduksi bluder kentang bromo.
Yap, bluder ini sangat berbeda dengan bluder-bluder pada umumnya. Selain berbahan dasar tepung, kuning telur dan margarin, ada tambahan kentang dalam adonannya. Kentangnya juga bukan sembarang kentang, tapi granola kembang yang menjadi ciri khas pertanian di Lereng Gunung Bromo
Ifti Wulansari selaku pemilik usaha bluder kentang bromo di Desa Tosari mengatakan, bisnis pembuatan bluder kentang bromo sudah dimulai Ifti sejak tahun 2021.
Awalnya ia hanya seorang pekerja di perusahaan swasta. Namun ia memilih resign dari pekerjaannya lantaran ingin mendampingi orang tua di desa sekaligus suami dan anak-anaknya, namun tetap mencari cara supaya tetap bisa produktif. Maka dipilihlah bluder kentang bromo yang memang menjadi makanan favoritnya sejak kecil.
"Jujur gak ada background bakery, tapi ya belajar saja. Mikir apa yang bisa dikerjakan tapi menghasilkan, akhirnya nemulah bluder kentang bromo ini," kata Ifti di sela-sela kesibukan membuat adonan bluder, Kamis (6/5/2026).
Untuk memuluskan usahanya, Ifti dibantu sang ayah yang kebetulan adalah petani kentang granola kembang serta sang suami yang setia membantu mulai dari produksi sampai urusan pemasaran.
Soal bagaimana proses pembuatan bluder kentang bromo, Ifti menjelaskan semuanya dibuat dari campuran adonan roti dan kentang dengan ukuran 3:1. Campuran inilah yang menjadikannya lembut pada tekstur bluder saat dinikmati.
"Jadi kentangnya dikukus, ditumbuk, dimasukkan adonan mirip adonan kentang, tapi komposisi kentangnya dibanyakin biar rasa kentangnya lebih terasa," imbuhnya.
Bagi Ifti, bluder kentang bromo menjadi makanan khas tengger yang bisa menjadi khas daerah seperti bakpia pathok Jogjakarta atau Batagor Bandung.
"Karena saya pikir di bromo belum ada oleh oleh makanan yang khas, saya kepikiran bikin apa ya. Kebetulan roti bluder itu favorit saya waktu kecil dan ayah saya petani kentang. Maka saya kolaborasi, jadilah produk saya ini," terangnya.
Kalau ada ungkapan yang mengatakan, menikmati sebuah pekerjaan dari hobi yang disuka adalah sebuah anugrah, ya, itu ada pada ifti dan usahanya.
Kini, ada banyak varian rasa bluder yang bisa dipesan oleh para penyuka bluder dimanapun berada. Mulai dari original, keju, blueberry, cokelat dan strawberry .
Bagi para pengunjung Bromo, boleh datang langsung ke toko Bluder Kentang Bromo di Dusun Tlogosari, Desa Tosari atau pemesanan via online maupun ekspedisi. (emil)
Komentar