Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Razia Kampung Planet, Satpol PP Kabupaten Pasuruan Amankan 1 Perempuan Diduga WTS

Gambar berita
23 Mei 2024 (02:51)
Pelayanan Publik
2842x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan dugaan praktik prostitusi di Kampung Planet (sebutan dari warga sekitar) di Belakang Pasar Bangil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Satpol PP kembali merazia tempat tersebut.

Razia digelar pada Rabu (22/5/2024) siang kemarin dengan melibatkan belasan petugas Satpol PP.

Pantauan di lapangan, razia dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Begitu datang, petugas langsung bergerak ke warung-warung kopi di dalam Kampung Planet tersebut. Warung-warung inilah yang ditengarai menjadi lokasi prostitusi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda menjelaskan, razia kali ini merupakan bagian dari Operasi Penegakan Perda nomor 3 tahun 2017  tentang penanggulangan Pelacuran di Wilayah Kabupaten Pasuruan.

Sebelum razia, pihaknya menerima beberapa laporan dari masyarakat bahwasanya di sekitaran eks. Pasar Kambing belakang Pasar Bangil, ada kegiatan prostitusi yang dilakukan pada siang hari.

"Makanya kami razia siang hari, karena dulu ketika kita gelar malam hari, hasilnya nihil. Dan kami menerima laporan masyarakat yang menyampaikan bahwasanya ada dugaan kegiatan prostitusi di Kampung Planet, dan waktunya justru siang hari," kata Huda melalui sambungan selulernya, Kamis (23/5/2024).

Hampir satu jam lamanya, razia pun selesai dilakukan. Kata Huda, petugas mengamankan 1 orang yg ditengarai seorang wanita tuna susila (WTS) alias PSK (pekerja seks komersial) di salah satu warung di Kampung Planet. 

Hanya saja, meski diamankan untuk dibawa ke Mako Satpol PP, namun perempuan berinisial VW mengaku bekerja sebagai pengamen di Perempatan ST  (SMPN 3 Bangil).

"Ketika kami interograsi, VW mengaku kerjanya pengamen di Perempatan ST, dan di warung yang kami razia, dia ngakunya bekerja sebagai pencuci piring," jelasnya. 

Usai dibawa, VW diminta membuat Surat Pernyataan dan mau untuk dikembalikan ke keluarganya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto menegaskan beberapa kali dirinya menerima pengaduan dari masyarakat yang resah dengan dugaan aktifitas prostitusi di Kampung Planet.

Oleh karenanya, ia pun langsung mengintruksikan Kasatpol PP untuk kembali merazia tempat tersebut. Terlebih Kampung Planet berdiri di atas lahan Pemkab Pasuruan, sehingga keberadaannya pun dianggap illegal.

"Yang WA saya lumayan banyak. Intinya resah dengan adanya Kampung Planet yang dicurigai digunakan sebagai tempat prostitusi. Makanya saya minta Kasatpol PP untuk merazia tempat tersebut supaya keresehan masyarakat dapat langsung terjawab," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...