Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kebal Covid-19, Inovasi Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf Wujudkan Keluarga Berdaya dan Tangguh

Gambar berita
25 Juni 2020 (13:28)
Pelayanan Publik
3482x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf membuat terobosan baru dalam menghadapi tatanan kehidupan baru atau yang popular dengan istilah New Normal.

Terobosan baru ini berupa Inovasi “KEBAL COVID-19” yang merupakan singkatan dari Keluarga Berdaya Lawan Covid-19. Muaranya adalah menjadikan keluarga semakin tangguh, kuat dan berdaya meski di tengah pandemic Virus Corona.

Di sela-sela kesibukannya di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (25/06/2020) siang, Bupati Irsyad mengatakan, inovasi “Kebal Covid-19” merupakan strategi baru dalam mengatasi dampak lanjutan ekonomi akibat pandemic Covid-19. Inovasi tersebut berbasis keluarga, berdimensi pemberdayaan masyarakat, berakar tradisional/local, berperikehidupan normal baru dan berdaya jangkau masa depan.

“Inovasi ini bersifat jangka panjang. Ide yang saya munculkan di saat Pak Presiden Jokowi mengumumkan adanya new normal untuk Indonesia. Sejak juni ini juga, inovasi Kebal Covid-19 saya sampaikan sebagai salah satu cara untuk mengatasi efek yang akan terjadi karena pandemic yang belum berkesudahan,” katanya.

Dengan adanya inovasi ini, maka output yang diharapkan adalah semakin berdayanya setiap keluarga dalam melawan Covid-19. Dijelaskan Irsyad, berdaya dalam hal ini meliputi 8 aspek kehidupan. Yakni berdaya literasi, daya mitigasi, daya kesehatan dan lingkungam daya pendidikan, spiritual, wirausaha, ekonomi dan social.

“Yang namanya berdaya berarti memiliki kemampuan yang sangat cukup dalam menghadapi apapun. Termasuk kemungkinan terburuk dari wabah virus corona ini. Setiap keluarga sudah siap untuk selalu survive atau bertahan meski di tengah pandemic,” jelasnya.

Untuk mewujudkan 8 daya tersebut, maka dalam pelaksanaannya harus dikolaborasikan dengan inovasi Kabupaten Pasuruan yang sudah berjalan hingga kini. Seperti Rumahku Surgaku (pembangunan berbasis keluarga), Wak Muqidin (wayahe kumpul mbangun TPQ lan Madin), Satrya Emas (Pusat strategi dalan layanan ekonomi maslahat), Perwira Keluarga (perempuan wirausaha berbasis keluarga), Pasuruan Gumuyu (Kabupaten Pasuruan guyub rukun bersatu padu), Gerakan Yuk Nonggo (gerakan untuk belanja di tetangga), Agawe (Ayo nggawe WC), Kenduren Mas (kendaraan urun rembug masyarakat), dan jargon pelayanan public lainnya. Kata Irsyad, inovasi ini pun tak lepas alias sejalan dengan dengan fungsi-fungsi utama keluarga. Yakni fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan

“Jika semua fungsi tersebut dijalankan dengan baik, keluarga benar-benar dapat menjadi miniatur dunia yang indah dan berkah. Semua anggota keluarga akan mendapatkan social support menghadapi wabah ini. Keluarga jadi tangguh dan kuat dalam menghadapi dampak dari virus corona ini,” tegasnya.

Lebih lanjut Irsyad menegaskan bahwa inovasi Kebal Covid-19 menggunakan pendekatan kebijakan buffer (penyangga), stock (persediaan) and flow (mengalir) Kebijakan Buffer adalah pemberdayaan ketahanan keluarga sebagai penyanga dari aspek kesehatan dan ketahanan pangan.

Sedangkan kebijakan stock adalah peran pemerintah dalam memastikan pendidikan dan pelatihan ketrampilan keluarga pada aspek ekonomi potensial dan aspek pelatihan ketrampilan hidup atau life skill.

Sementara untuk kebijakan flow adalah kebijakan pemerintah daerah dalam menjamin tersedianya lapangan pekerjaan yang bisa diakses oleh keluarga. Sehingga kehidupan ekonominya tetap berjalan meski masih dalam situasi pandemic.

“Yang jelas, inovasi ini didukung dan dilaksanakan oleh seluruh OPD di Lingkup Pemkab Pasuruan. Serta juga harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, akademisi, tokoh masyarakat dan stake holder terkait. Intinya adalah kegotong royongan semua lapisan masyarakat yang dimulai dari penguatan keluarga,” ucap Irsyad. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...