Madrasah berpotensi menjadi sekolah unggulan dengan segudang prestasi. Pernyataan bernada optimis itu disampaikan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron pada saat membuka Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Ibtidaiyah (PORSENI MI) Kabupaten Pasuruan Tahun 2023.
Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan formal yang memiliki kekhasan tersendiri dengan materi pelajaran pendidikan berbasis agama Islam tersebut, tidak ada perbedaan akses yang diperoleh madrasah dengan sekolah formal lainnya. Semuanya memperoleh akses dan fasilitas yang sama dari Pemerintah, sesuai dengan amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Dasar.
"Tidak ada perbedaan di dalam regulasi madrasah dengan sekolah formal lainnya. Semuanya sama. Buktinya ijazah SD MI swasta atau madrasah bisa mendaftar ke SMP atau MTs negeri. Artinya, antara madrsah dan sekolah formal sama saja. Oleh karenanya, MI punya potensi yang sama dengan SD," ujar Wakil Bupati.
Maka dari itu, Gus Mujib meminta kepada ustadz dan ustadzah di seluruh MI agar terus mengotpimalkan tugas dan perannya sebagai tenaga pendidik. Seperti halnya yang terinci dalam tujuh tugas pokok guru yang menempatkan posisi mendidik setelah mengajar.
"Mari kita kawal moral anak didik, santri, murid-murid kita dengan memasukkan nilai-nilai religi dan akhlak terpuji. Madrasah sama-sama berpeluang berprestasi dan menjadi sekolah unggul di Kabupaten Pasuruan. Mari kita semangat mengabdi kepada dunia pendidikan di lembaga pendidikannya masing-masing," pinta Gus Mujib dalam kegiatan yang diselenggarakan di halaman Yayasan Miftahul Falah, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi pada hari Rabu (26/7/2023) tersebut. (Eka Maria)
Komentar