Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wakil Bupati Berharap, Wisudawan dan Wisudawati Berperan Sebagai Agen Perubahan di Masyarakat

Gambar berita
21 Maret 2022 (21:09)
Pelayanan Publik
2348x Dilihat
0 Komentar
admin

Alumni civitas akademika harus mampu berperan sebagai agen perubahan di masyarakat. Tidak terkecuali dalam melakukan perubahan untuk kebaikan. Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Mujib Imron pada saat menghadiri Haflah ke-33 Universitas Yudharta Pasuruan.

“Santriwan dan santriwati lulusan dari Universitas Yudharta ini saya harapkan dapat menjadi agent of change, agen perubahan kebaikan di masyarakat. Sehingga dapat berperan langsung membantu masyarakat karena semuanya ini akan kembali kepada masyarakat,” pesan Wakil Bupati di hadapan para wisudawan dan wisudawati yang juga santri di lingkungan Pondok Pesantren Ngalah, Kecamatan Purwosari  tersebut.

Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan untuk berperan di dalam kehidupan sosial. Misalnya dengan membantu sebagai tenaga pendidik di TPQ atau Madin di daerahnya masing-masing. Tidak hanya itu saja. Para alumni bahkan sangat berpeluang untuk  mendirikan TPQ atau Madin sendiri.

Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut berharap, ke depannya, para santri lulusan dari Pondok Pesantren Ngalah  harus bisa menjadi seorang pemimpin. Terlebih selama di pondok sudah diajarkan bagaimana caranya menjadi pemimpin. Semisal penugasan kepada para santri menjadi pengurus asrama atau menjadi pengurus pondok pesantren.

“Saya yakin di pesantren ini diajarkan tentang kepempinan. Mulai dari menjadi pengurus asrama atau bahkan menjadi pengurus pondok pesantren. Hal itu merupakan latihan kepemimpinan yang bertujuan setelah lulus dan kembali ke masyarakat dapat menjadi pemimpin yang baik di masyarakat,” ujarnya pada hari Minggu (20/3/3022).

Di sisi lain, para santri juga diajarkan untuk hidup berdampingan dengan suku yang lain. Karena di lingkungan pondok pesantren tidak hanya terdapat satu suku saja, melainkan banyak suku dari beberapa daerah di Indonesia. Hal itu juga yang menurut Wakil Bupati selalu ditanamkan kepada para santri. Sehingga mereka dapat saling menghargai dan menjunjung tinggi toleransi. (Eka Maria+Iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...

Article Image
Wujudkan Fasilitas Olahraga yang Layak dan Nyaman, Pemkab Pasuruan Perbaiki GOR Sasana Krida Anoraga

Gedung Olahraga (Gor) Sasana Krida Anoraga Raci, kini diperbaiki. Pemerinta...

Article Image
Salurkan Bakat Minat di Bidang Seni, Pemkab Pasuruan Gelar Kejuaraan Drumband Street Parade Bupati Cup 2026

Puluhan grup marching band SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Pasuruan mengi...

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...