Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Gambar berita
13 September 2026 (19:33)
Pariwisata
29x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026.

Kali ini, acara dilaksanakan di Gantangan D'Pecaton BC Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, Minggu (13/9/2026) pagi. 

Kepala Disbudpar Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa menjelaskan acara digelar selama seharian penuh dengan beberapa kelas yang dilombakan. Diantaranya Kelas Bupati Pasuruan, yakni Murai Batu A,B,C, D,E,F,G,H dan I. 

Kemudian Kelas Wakil Bupati Pasuruan, yakni Cucak hijau A,B,C,D serta Cendet A,B. Kelas Pasuruan, Anis Merah A, Anis Kembang A dan Kenari A,B. Kelas Pariwisata, love bird, sogon, konin, lovert A dan B serta Kelas Tastaitangan, yakni murai batu tantangan A,B.

"Alhamdulillah kelasnya bertambah dan jumlah pesertanya juga semakin banyak dalam festival burung berkicau tahun ini," jelasnya. 

Menurut Agus, digelarnya festival burung berkicau semata-mata untuk memberikan wadah bagi para penggemar burung peliharaan untuk menguji keindahan suaranya. 

"Ini tahun kedua penyelenggaraan festival burung berkicau dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1097. Kita tampung para pecinta burung berkicau, kita adu keindahan suaranya untuk berebut juara," imbuhnya. 

Diharapkan, festival burung berkicau Piala Bupati Pasuruan akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya.

"Mudah-mudahan terus dilaksanakan setiap tahun dan pas momen Hari Jadi Kabupaten Pasuruan," terangnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan bahwa kehadiran festival burung berkicau Piala Bupati Pasuruan bukan hanya sekedar ajang kompetisi adu kemerduan suara satwa semata. Melainkan lebih dari itu, menjadi ekosistem kicau mania di Kabupaten Pasuruan sebagai mesin penggerak ekonomi kreatif dan sektor potensial bagi pemberdayaan UMKM serta mendukung sektor pariwisata daerah.

"Melalui hobi burung berkicau ini, tumbuh subur berbagai rantai ekonomi rakyat. Mulai dari peternak, pengrajin sangkar burung, produsen pakan dan jamu herbal burung sampai pedagang kuliner kecil yang berjualan di sekitar area gantangan hari ini. Semua ini roda penggerak ekonomi riil masyarakat," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...

Article Image
Wujudkan Fasilitas Olahraga yang Layak dan Nyaman, Pemkab Pasuruan Perbaiki GOR Sasana Krida Anoraga

Gedung Olahraga (Gor) Sasana Krida Anoraga Raci, kini diperbaiki. Pemerinta...

Article Image
Salurkan Bakat Minat di Bidang Seni, Pemkab Pasuruan Gelar Kejuaraan Drumband Street Parade Bupati Cup 2026

Puluhan grup marching band SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Pasuruan mengi...

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...