Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, kehadiran Ruang Kelas, Ruang Makan hingga Asrama yang ada di SMAN Taruna Madani akan meningkatkan kualitas pembelajaran para pelajar yang menimba ilmu disana. Dengan demikian, ke depannya sangat berpeluang mencetak pelajar yang berkarakter.
Hadir bersama Gubernur Khofifah Indar Pawaransa dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, Gus Shobih sapaan akrab Wakil Bupati mengungkapkan keyakinannya. Bahwa peresmian gedung baru tersebut mampu mempersiapkan generasi unggul sebagai calon pemimpin handal.
“Saya mewakili Pemkab Pasuruan mengucapkan selamat atas peresmian kelas baru, ruang makan dan asrama di SMAN Taruna Madani. Mudah-mudahan sekolah kebanggaan ini menjadi harapan dan mencetak para pelajar yang berkarakter. Juga siap menjadi pemimpin di Indonesia Emas tahun 2045," tegasnya.
Dalam sambutan singkatnya, Gus Shobih tak lupa menyampaikan rasa bangganya terhadap implementasi aturan pendidikan. Baik yang diatur dalam Undang-Undang, Peraturan Pemerintah maupun Undang-undang spesifik terkait Pendidikan Pesantren.
"Saya merasa bahagia dan senang karena disatu sisi Pemerintah kita punya Undang-undang. Juga Peraturan Pemerintah 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Keagamaan. Kemudian secara spesifik ada UU tentang Ponpes Nomor 18 Tahun 2019 khusus mengatur tentang Pondok Pesantren Agama Islam di Indonesia. Semua regulasi ada di SMA Taruna Madani," jelasnya pada hari Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, sesaat sebelum meresmikan Ruang Kelas, Ruang Makan hingga Asrama SMAN Taruna Madani, Gubernur Khofifah menegaskan urgensitas investasi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci keberlanjutan sebuah bangsa. Terlebih keterbatasan kekayaan alam, sehingga kualitas manusia harus menjadi prioritas utama.
“Sumber daya manusia menjadi bagian penting untuk kita memiliki daya saing di antara warga bangsa dan warga dunia. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tenaga pendidik yang telah mendedikasikan energinya untuk sekolah ini,” ujarnya seraya tersenyum.
Masih di momen yang sama, Gubernur Khofifah turut meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi terhadap 22 sekolah. Baik sekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada di lingkup Pasuruan hingga Probolinggo. Hal itu ditandai dengan penandatanganan prasasti, disaksikan langsung oleh perwakilan dari masing-masing sekolah. (Eka Maria+Iguh)
Komentar