Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Wakil Bupati Ajak Petani Kuasai Manajemen Pengelolaan Air

Gambar berita
16 Juni 2023 (05:29)
Pelayanan Publik
1939x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Pada saat hadir dalam agenda Sosialisasi Sekolah Lapang Tata Guna Air, Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron berharap kepada para petani dan HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) agar mampu mengatur ketersediaan air pada masing-masing sawah. Terlebih hal itu menjadi kebutuhan utama bagi para petani yang dalam bercocok tanam.

Maka dari itu, Gus Mujib sapaannya menekankan tentang pentingnya manajemen pengelolaan tata guna air bagi petani yang tersebar di seluruh wilayah pertanian Kabupaten Pasuruan. Sehingga diharapkan dapat mengatur kebutuhan pengairan yang menjadi hak dari setiap petani.

"Saya berharap, tata penggunaan air juga bisa dibicarakan baik baik di HIPPA dengan musyawarah. Penggunaan air juga perlu disosialisasikan sesuai dengan kebutuhan," pesan Wakil Bupati dalam kegiatan yang digelar di Balai Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso pada hari Selasa (13/6/2023).

Menurutnya, saat ini banyak dijumpai kondisi para petani yang masih berebut ketersediaan air untuk mengaliri lahan pertaniannya. Oleh karenanya, dibutuhkan upaya preventif yang harus dilakukan secara bersama-sama. Sehingga kejadian serupa dapat diantisipasi.

"Saya minta kepada Ketua HIPPA supaya bersikap adil terhadap pembagian air. Penggunaannya juga harus sesuai dengan kebutuhan dan keperluan dari masing-masing petani. Kalau dirasa sudah cukup dalam hal pengairan, perlu ditutup pintu airnya dan dialirkan kepada sawah yang masih membutuhkan," pinta Gus Mujib dalam forum edukasi dan evalausi yang dihadiri oleh perwakilan petani dari beberapa Desa tersebut.

Sementara itu, masih di momen yang sama, Wakil Bupati mengajak generasi muda di Kabupaten Pasuruan agar berperan aktif menjadi petani milenial. Khususnya bagi putra-putri dari para petani yang hadir dalam Sosialisasi Sekolah Lapang Tata Guna Air. Dengan demikian, ada upaya untuk meneruskan bertani dari keluarga masing-masing. Baik menanam Padi maupun tanaman hortikultura lainnya.

"Saya juga berharap, ayo para orang tua petani bisa mengajak anaknya untuk bertani. Jaman sekarang tidak hanya terpaku pada olahan pertanian seperti Padi saja, tapi bisa umbi-umbian, buah-buahan. Seperti di daerah Nongkojajar atau juga bisa nemanam Kopi dan lainnya," ajak Gus Mujib.

Ditambahkannya, hal terpenting yang saat ini harus ditanamkan kepada generasi muda adalah dengan mengenalkannya pada beragam tanaman yang dapat dibudidayakan. Tujuannya agar mendapatkan pengetahuan sekaligus mengajarkan tentang keseruan berkebun dan bercocok-tanam di pekarangan rumah masing-masing. Utamanya jenis tanaman pangan alternatif pengganti Padi. (Eka Maria+Iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Serahkan Bingkisan untuk Para Pejuang Kemerdekaan. Wabup Gus Shobih : Terima Kasih telah Menghadiahkan Kemerdekaan Bagi Bangsa Indonesia

Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 81 sekaligus peringatan Hari Veteran Nasional...

Article Image
Puluhan Tahun Tak Teraliri Listrik. Pemkab Pasuruan Wujudkan Mimpi Masyarakat Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Tosari. Kini Terang Benderang

Berpuluh-puluh tahun, mimpi masyarakat Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Kecamatan T...

Article Image
Kebakaran di Bromo Merembet ke Bukit Cinta. Pemkab Pasuruan Siagakan Banyak Kendaraan Damkar dan Tangki Air ke Kawasan Wisata Vital Lainnya

Sampai hari kesebelas, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Tam...

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...