Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Terus Lakukan Percepatan, Cakupan Vaksinasi di Kabupaten Pasuruan Capai 12,63%

Gambar berita
20 Agustus 2021 (13:51)
Kesehatan
2579x Dilihat
0 Komentar
admin

Cakupan vaksinasi di Kabupaten Pasuruan hingga kini masih mencapai 12,63% dari target sasaran.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, jumlah vaksin dosis pertama yang sudah disuntikkan ke sasaran nakes (tenaga kesehatan), yanblik (pelayanan publik), lansia (lanjut usia), remaja dan masyarakat umum mencapai 156.867 vaksin. 

Sedangkan pada dosis dua, jumlah sasaran yang telah divaksin baru mencapai 94.095 orang atau sekitar 7,58% dari target. 

Begitu pula untuk para nakes yang mendapatkan vaksin jenis moderna atau dosis ketiga baru mencapai 627 orang.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Ani Latifah mengatakan, khusus vaksin moderna memang diprioritaskan dulu untuk para tenaga kesehatan. Sebab mereka adalah garda terdepan dalam penanganan Pasien Covid-19 dan banyak dari mereka yang terpapar Covid-19.

Apabila sudah selesai, maka vaksin moderna bisa disuntikkan untuk masyarakat umum yang belum divaksin sinovac sama sekali.

"Kalau vaksin moderna kita prioritaskan dulu untuk para tenaga kesehatan. Kalau sudah selesai, baru kita berikan untuk masyarakat umum," kata Ani di sela-sela kesibukannya, Jumat (20/08/2021) siang.

Hingga kini, para nakes yang sudah disuntik vaksin moderna sudah mencapai 627 orang. Sedangkan jumlah sasaran nakes yang akan disuntik vaksin moderna sebanyak 6028 orang. Kata Ani, sasaran vaksin merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit, puskesmas, dan jejaring seperti klinik dan apotek.

"Sudah mulai disuntikkan sejak tanggal 9 agustus lalu, dan sampai sekarang terus berjalan," terangnya.

Dijelaskannya, 6028 nakes adalah mereka-mereka yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama dan kedua. Sedangkan nakes yang belum vaksin dua kali, tidak boleh menerima vaksin moderna.

"Kalau belum dua kali vaksin, tidak boleh divaksin moderna. Karena ini kebijakan dari pusat," singkatnya.

Lebih lanjut Ani menerangkan bahwa apabila dikurangi dengan nakes yang selesai menerima vaksin dosis pertama dan kedua, maka ada 397 nakes yang belum boleh menerima vaksin moderna. Sedangkan sisa vaksin moderna yang tersedia sebanyak 16.478 dosis. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan percepatan vaksinasi hingga semua nakes tutas divaksin.

"Kita percepat vaksinasi nakes sampai mereka semua tuntas menerima moderna. Karena mereka juga terus berhubungan langsung dengan pasien," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda...

Article Image
Peringati Hari Kartini, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Komitmen PKK Perkuat Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memperingati Ha...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Na...

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...