Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Targetkan Tahun Ini Raih Predikat Utama Kabupaten Layak Anak

Gambar berita
15 Maret 2023 (17:01)
Pelayanan Publik
2533x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemkab Pasuruan menargetkan tahun ini bisa meraih predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Utama.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Abdul Mujib Imron saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak di Gedung Mpu Sinduk Graha Maslahat, Rabu (15/03/2023) pagi.

Menurutnya, target tersebut memang tidak mudah, namun apabila semua stake holder kompak, maka akan dapat tercapai.

"Memang minimal kita dapat kategori Nindya, tapi kalau Utama bisa, kenapa tidak," pungkasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Pasuruan masih berpredikat KLA Kategori Madya. Untuk bisa mencapai Utama, maka 24 indikator pemenuhan hak dan perlindungan anak yang secara garis besar tercermin dalam lima cluster hak anak, harus dipenuhi.

Kata Gus Mujib-sapaan akrab Wabup Pasuruan ini, kelima cluster yang dimaksud yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi 15 kategori anak.

"Memang butuh effort yang luar biasa. lima kluster hak anak harus bisa mencerminkan dalam 24 indikator pemenuhan hak anak," terangnya.

Untuk bisa memenuhi seluruh kriteria tersebut, komitmen lintas sektor sangat dibutuhkan. Kata Gus Mujib, peran dunia usaha, termasuk media juga harus ikut membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

"Peran media juga menjadi poin penting ketika daerah berhasil atau tidak dalam mewujudkan KLA," singkatnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal apakah dengan masih adanya kasus kekerasan terhadap anak, maka suatu daerah tak akan bisa KLA? Gus Mujib menegaskan bahwa kekerasan bisa terjadi kapanpun dan dimanapun.

Namun yang terpenting adalah bagaimana kasus tersebut bisa terselesaikan dengan sangat baik.

"Pemda punya keterbatasan. Semuanya dikembalikan kepada masyarakat. Yang penting ada penyelesaian yang sifatnya bisa mengembalikan nama baik anak itu sendiri," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...