Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sosialisasi Dan Validasi Data, Modal Utama Gerakan Vaksinasi Kolaborasi

Gambar berita
22 September 2021 (23:17)
Pelayanan Publik
2215x Dilihat
0 Komentar
admin

Agar pelaksanaan Gerakan Vaksinasi Kolaborasi lebih maksimal, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meminta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam agenda vaksinasi untuk ekstra gencar melakukan sosialisasi. Baik Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa, Danramil, Kapolsek maupun unsur Forkopimda di Kabupaten Pasuruan.

Dengan optimalisasi sosialisasi, jumlah kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas vaksinasi di masing-masing wilayah diharapkan akan terus bertambah. Sehingga semakin mempercepat target capaian vaksinasi sesuai dengan yang telah ditentukan.      

“Gerakan vaksinasi kolaborasi ini sifatnya terus. Jadi tidak hanya dilakukan selama 3-4 hari ini saja. Makanya, semuanya berkewajiban membantu melakukan sosialisasi”, terang Bupati seusai Rapat Koordinasi (Rakor) virtual terkait Evaluasi PPKM Jawa dan Bali Periode 14-20 September 2021, Selasa malam (21/9/2021).  

Menurut Kepala Daerah, mengikutsertakan para tokoh agama, ormas keagamaan, Tim Penggerak PKK atau dari unsur masyarakat lainnya dalam kegiatan sosialisasi diantara opsi yang bisa digiatkan. Harapannya, Gerakan Vaksinasi Kolaborasi dengan sasaran prioritas lansia, ibu hamil, masyarakat umum dan remaja tersebut dapat terlaksana lebih efektif dan sesuai target.

“Semuanya harus bergerak, dalam rangka ikut melakukan sosialisasi juga. Untuk lebih mengefektifkan layanan vaksinasi ke masyarakat, tidak harus dilakukan di Balai Desa. Di sekolah juga monggo”, pesan Gus Irsyad sapaan familiar pimpinan tertinggi di Kabupaten Pasuruan yang gemar sepakbola dan otomotif tersebut.

Bupati menambahkan, yang juga tidak kalah pentingnya untuk dilakukan secara bersama-sama adalah validasi data. Utamanya harus dilakukan oleh seluruh Kepala Desa yang masuk dalam target vaksinasi. Diantaranya dengan menginventarisir jumlah warganya, berapa yang masih belum dan sudah divaksin.

“Kemudian hal penting lainnya yang perlu dioptimalkan, soal validasi data. Akun yang keliru harus dipastikan lagi. Prinsipnya, validasi data harus benar-benar dijaga”, pesannya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi di masyarakat. Hal itu dilakukan melalui sebuah gerakan Vaksinasi Kolaborasi dengan menargetkan 50-70 persen vaksinasi.

Dilaksanakan mulai tanggal 21 September 2021, vaksinasi dilaksanakan secara terjadwal di 253 desa yang tersebar di 16 kecamatan, Adapun sasaran utama vaksinasi adalah masyarakat berusia lanjut (lansia) dan ibu hamil. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...