Bupati
Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh Aparatur
Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun Terhitung Mulai Tanggal
(TMT) 1 Juli 2025. Apresiasi tersebut diungkapkannya pada saat menyerahkan 43
SK Purna Tugas yang secara simbolis diberikan kepada ketiga perwakilan pada
hari Senin (30/6/2025). Masing-masing, Fauzan (Sekretaris Bakesbangpol), Anita
Zulfa (Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Komuminfo) dan Lailil Ani (Bidan
Penyelia UOBF Puskesmas Beji).
Disampaikan
di hadapan Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan
karyawan/karyawati Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kepala Daerah menitipkan
beberapa pesannya. Bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari perjuangan untuk
berkontribusi terhadap pembangunan. Tetapi justru sebagai kesempatan dan
peluang baru untuk tetap produktif dan berkarya di masyarakat.
“Setelah
purna tugas di bulan Juli 2025, semoga Bapak Ibu sekalian diberikan kesehatan
oleh Allah SWT. Terimakasih atas pengabdian dan dedikasinya selama ini. Saya
yakin masa purna tugas tidak akan menjadi penghalang bagi semangat Bapak Ibu
untuk terus berkarya di tengah masyarakat,” ucapnya.
Dalam
kegiatan yang dilaksanakan di halaman Gedung Kantor Bupati, Komplek Perkantoran
Kabupaten Pasuruan tersebut, Mas Bupati Rusdi demikian biasanya Bupati akrab
disapa mengajak abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar
melanjutkan tongkat estafet. Yakni bekerja cerdas, memberikan pelayanan publik
prima di segala bidang, terutama di sektor primer.
“Apa
yang sudah menjadi amal kebaikan dari para senior harus kita lanjutkan. Perjuangan
kita adalah melayani masyarakat Kabupaten Pasuruan. Khususnya di sektor primer
dari Pemkab Pasuruan. Kami berharap, pelayanan di sektor pendidikan, kesehatan
dan lainnya bisa maksimal. Kalau ada kekurangan di masing-masing OPD, maka
harus diselesaikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Lebih
lanjut, Mas Bupati Rusdi tak lupa menekankan tentang sikap kedisplinan dan
kesigapan dalam bekerja. Selalu melaksanakan tugas tepat waktu dan sesuai
target adalah hasil akhirnya.
“Sekarang
ini kita berlomba dengan waktu. Bagaimana bisa memaksimalkan tugas dan tanggungjawab
kita sebagai ASN selama masa tugas kita di Pemkab Pasuruan, sampai jelang purna
tugas. Apa yang sudah menjadi tugas kita harus diselesaikan. Jangan sampai
ditunda-tunda. Misal jika ada jalan rusak, maka Camat harus mengetahui.
Termasuk mengetahui penyebabnya. Faktor banyaknya kendaraan besar yang lewat
padahal bukan keperuntukan jalannya, itu juga penyebab yang harus dicarikan
solusinya,” pintanya.
Di
penghujung arahannya, Bupati Pasuruan tak lupa mengingatkan para ASN yang
bekerja di bidang kesehatan agar mengoptimalkan pelayanannya kepada masyarakat.
Seperti yang diutarakan dalam pernyataannya berikut ini.
“Alhamdulillah
kita banyak disumbang anggaran DBHCHT yang peruntukannya masih terbatas untuk
pembangunan di sektor kesehatan. Makanya, pelayanan kesehatan harus benar-benar
dimaksimalkan. Sebaliknya, jika di sektor pelayanan lainnya ada keterbatasan
anggaran, bagaimana bisa tetap maksimal pelayanannya,” tandasnya. (Eka Maria)
Komentar