Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sampai April, PAD Kabupaten Pasuruan Dari 3 Tempat Wisata Tembus Rp 300 Juta

Gambar berita
21 Mei 2019 (15:45)
Pariwisata
3897x Dilihat
0 Komentar
admin

Hingga akhir April tahun 2019 ini, Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari 3 tempat wisata kabupaten Pasuruan mencapai Rp 300 juta. Jumlah ini mencapai 40 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 800 juta sampai akhir tahun nanti.

Agung Maryono, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan mengatakan, dari awal tahun ini memang ada tren kenaikan penerimaan retribusi wisata.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya retribusi awal tahun cenderung sedikit. Ini lantaran masih musim hujan biasanya juga berimbas pada kunjungan wisata alam,” kata Agung saat ditemui di kantornya, Selasa (21/05/2019).

Ditambahkannya, di musim hujan awal tahun ini, hujan memang tidak datang setiap hari. Sehingga saat cuaca bagus, kunjungan ke tempat wisata juga turut meningkat. Agung menegaskan bahwa awal tahun ini ada tren kenaikan kunjungan lebih tinggi 20 persen dibandingkan awal tahun sebelumnya.

Tempat wisata yang dikelola oleh Disparbud dan masuk dalam retribusi adalah Pemandian Alam Banyu Biru, Ranu Grati, dan tempat masuk ke Tosari menuju Bromo. Dari 3 lokasi tersebut Banyu Biru masih menjadi penerimaan tertinggi sebanyak Rp 220,355 juta. Disusul Tosari sebanyak Rp 69,635 juta dan Ranu Grati Rp 11 juta. Agung menjelaskan, penerimaan tertinggi masih dipegang oleh Banyu Biru.

“Meskipun musim hujan, tapi kunjungan ke Banyu biru masih tinggi sehingga awal tahun bisa mencapai Rp 196 juta. Itupun juga didongkrak dengan retribusi di Tosari yang mencapai Rp 49 juta,” terangnya.

Lebih lanjut Agung menyampaikan, dengan prosentase penerimaan di kuartal pertama yang mencapai 40 persen sudah melebihi target per kuartal yaitu 25 persen. Dengan penerimaan sementara ini, Disparbud optimis bahwa target penerimaan Rp 800 juta bisa tercapai.

“Apalagi nanti bakal terdongkrak saat libur sekolah terutama libur lebaran yang dipastikan makin meningkatkan retribusi wisata,” pungkasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...