Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Rembug Stunting, Komitmen Pemkab Pasuruan Reduksi Kasus Gizi Buruk Balita

Gambar berita
25 Oktober 2021 (15:40)
Pelayanan Publik
3390x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen mengoptimalkan upaya reduksi stunting atau kasus gizi buruk pada balita. Diantaranya dilakukan melalui forum Rembug Stunting yang digelar Dinas Kesehatan hari ini, Senin (25/10/2021).

Pelaksanaannya dilatarbelakangi sebagai sebuah strategi untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama. Baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah maupun masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Mujib Imron menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan berupaya keras untuk menurunkan angka stunting. Terlebih pasca ditandatanganinya SK Bupati Pasuruan Nomor 050/280/HK/424.013/2021 Tentang Prioritas Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten Pasuruan Tahun 2021.  

“Komitmen penurunan stunting yang ditandatangi oleh Bupati, Perwakilan DPRD, Kepala Desa, Pimpinan DPD dan perwakilan sektor non pemerintahan dan masyarakat pada tanggal 4 Januari 2021. Dalam pelaksanaannya, rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas sektor dilaksanakan pada tahun berjalan untuk dimuat dalam RKPD/Renja OPD tahun berikutnya”, tutur Wakil Bupati pada saat meninjau agenda forum diskusi yang bertempat di Hotel Tretes View Kecamatan Prigen tersebut.

Diketahui, mengacu pada SK Bupati Pasuruan Nomor 050/280/HK/424.013/2021, total ada 20 Desa yang tersebar di 11 Kecamatan yang masuk dalam wilayah prioritas penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan tahun ini. Diantaranya Desa Janjangwulung dan Kemiri Kecamatan Puspo, Desa Plososari Kecamatan Grati dan Desa Sedaeng Kecamatan Tosari.

Untuk menurunkan angka stunting di lokasi yang telah terpetakan tersebut, Dinas Kesehatan melakukan beragam kegiatan. Diantaranya melalui penguatan intervensi suplementasi gizi pada ibu hamil dan balita serta menyediakan makanan tambahan bagi ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Berikut penyediaan makanan tambahan bagi balita kekurangan gizi, suplementasi gizi mikro juga pembinaan dalam rangka peningkatan persalinan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pasuruan Super League 2026 Dimulai. Bupati Rusdi : Junjung Tinggi Sportifitas dan Berikan Penampilan Terbaiknya

Turnamen sepakbola antar kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, yakni Pasuruan Super l...

Article Image
Mas Rusdi Resmi Buka Super League Bupati Pasuruan Cup 2026: Wadah Penjaringan Bibit Lokal Menuju Kejayaan Persekabpas

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, atau yang akrab disapa Mas Rusdi, secara resmi...

Article Image
Business Day. Cara Pemkab Pasuruan Ajak UMKM Naik Kelas dengan Perluas Jejaring Usaha

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...

Article Image
Kak Shobih Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 65 di Alun-alun Bangil

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pasuruan menggelar Upacara Peringatan H...

Article Image
Sukses Majukan Dunia PAUD dan Kesejahteraan Guru, Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Raih Penghargaan Adhi Bhakti HIMPAUDI

Rentetan prestasi membanggakan kembali diraih Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.Kali...