Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Reduksi Resiko Penularan HIV/AIDS, Pemkab Pasuruan Optimalkan Edukasi Melibatkan Tokoh Masyarakat

Gambar berita
04 Desember 2022 (02:38)
Pelayanan Publik
3803x Dilihat
0 Komentar
admin

Mengantisipasi penularan HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan kian gencar memberikan edukasi kepada masyarakat di segala usia yang rentan berpotensi terjangkit. Baik yang dilakukan dengan kegiatan sosialisasi maupun dalam bentuk pendampingan.

Disampaikan dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Program HIV IMS Komprehensif dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Gus Mujib sapaannya menitiberatkan tentang upaya preventif yang wajib dilakukan secara kolektif. Dari sisi sosialisasi, edukasi dilakukan dengan menggandeng tokoh agama, psikolog dan tenaga kesehatan. Sedangkan dari segi pendampingan, memberikan pemahaman kepada pasangan atau orang yang terkena HIV/AIDS. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan melibatkan tenaga khusus.

"Dengan pendampingan tersebut diharapkan akan semakin banyak orang yang sadar betapa berbahayanya HIV/AIDS. Karena itu kita harus mencegah penularannya. Yang sudah terjangkit ini, bagaimana harus ada tenaga khusus untuk mendampingi agar tidak berganti-ganti pasangan. Untuk menghentikan orang yang sering ganti-ganti pasangan itu sulit," jelasnya pada hari Kamis (1/12/2022) di The Pavilion Ballroom, Taman Dayu Golf & Resort, Pandaan.

Menurut Wakil Bupati, dengan dimaksimalkannya program-program yang bersifat pencegahan dan penularan di kalangan remaja dan orang dewasa tersebut, resiko penyebaran HIV/AIDS dapat ditekan semaksimal mungkin. Sehingga dapat mengurangi jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Pasuruan.

"Penanganan terhadap HIV/AIDS tidak hanya yang sudah terjangkit. Tetapi juga meminimalisir faktor resiko penyebab penularannya. Baik hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan maupun penularan melalui jarum suntik. Penanganan tersebut akan lebih efektif dan maksimal apabila melibatkan berbagai macam komponen yang dirasa cukup strategis dalam penanganan HIV/AIDS," tuturnya.

Oleh karenanya, Gus Mujib menambahkan, tindakan pencegahan penularannya harus dilakukan dengan melibatkan semua komponen masyarakat yang strategis. Bersinergi bersama-sama menyatukan langkah dalam melakukan upaya preventif sekaligus penanggulangan HIV/AIDS di masyarakat. Hal itu selaras dengan tujuan dari peringatan Hari AIDS Sedunia setiap tanggal 1 Desember yakni sebagai bentuk edukasi serta kewaspadaan tentang penyakit HIV/AIDS. (Eka Maria+Iguh)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...