Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Nurkholis : Nama Mangga Putar Pasuruan Itu Resmi Disahkan oleh Kemenkum HAM

Gambar berita
20 Januari 2025 (11:27)
Pelayanan Publik
1542x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis menegaskan pemilihan nama "Mangga Putar Pasuruan" dalam kegiatan Pemecahan Rekor MURI Gerakan Tanam Mangga Putar Pasuruan sebanyak 42.850 batang, Senin (20/1/2025) sudah sangat tepat.

Penegasan tersebut ia sampaikan sebagai jawaban dari beberapa pertanyaan masyarakat yang mempertanyakan alasan tidak menggunakan istilah "Mangga Alpukat" dalam acara Rekor MURI ini.

Menurutnya, pemilihan nama "Mangga Putar Pasuruan" berdasarkan sertifikat indikasi geografis yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan nomor pendaftaran IDG000000128 dan telah ditandatangani oleh Direktur Merek dan Indikasi Geografis Dirjen Kekayaan Intelektual atas nama Menteri Hukum dan HAM RI, tertanggal 30 Maret 2023.

"Dalam Sertifikat Indikasi Geografis yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI sudah jelas bahwa nama produk mangga yang didaftarkan adalah dengan nama Mangga Putar Pasuruan," ucapnya.

Sejalan dengan apa yang ada dalam sertifikat indikasi geografis, maka penanaman mangga putar pasuruan pun tidak dilaksanakan di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Namun hanya di 3 kecamatan yang paling cocok ditanami Mangga yang menjadi varietas unggulan nasional ini, yakni Kecamatan Rembang, Sukorejo dan Wonorejo.

"Karena kami hanya menyesuaikan dengan kondisi geografis wilayah Kecamatan yang paling cocok ditanam Mangga Putar Pasuruan dan itu ada dalam Sertifikat Indikasi Geografis," ungkap Nurkholis.

Lebih lanjut Nurkholis menjelaskan bahwa nama "Mangga Putar Pasuruan" atau "Mangga Alpukat" bukan nama yang dibuat olehnya. Melainkan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Mangga Putar Kabupaten Pasuruan. Sehingga ia tinggal melanjutkan apa yang sudah dibangun dengan kegiatan yang bersifat branding alias promosi.

"Pada intinya kami hanya ingin mempopulerkan mangga Putar Pasuruan supaya semakin dikenal luas di penjuru nasional, bahkan mancanegara. Tidak ada maksud lain lagi," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sasar Sekolah-Sekolah dan Komunitas Masyarakat . DInkes P2KB Lakukan Skrining TB

Sebagai langkah deteksi dini penularan penyakit menular, Dinas Kesehatan, Pengen...

Article Image
Diresmikan Bupati Mas Rusdi Awal Maret 2026, Puskesmas 24 Jam Kian Banyak Dikunjungi Masyarakat

Sejak diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sekitar 6 bulan lalu, semak...

Article Image
Pemkab Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Kemitraan Lintas Sektor. Bahas Upaya Turunkan Kasus HIV, TBC dan Malaria

Penyakit Tubercolosis alias TBC maupun HIV AIDS di Indonesia masih menjadi PR Be...

Article Image
Petani Bunga Sedap Malam di Kecamatan Rembang, Panen Raya

Dari dulu sampai sekarang, Kecamatan Rembang dikenal sebagai wilayah penghasil b...

Article Image
Pemkab Pasuruan Beri Apresiasi Para Jawara FLS3N, OSN dan O2SN Jenjang SD dan SMP

Raut wajah bahagia para pelajar SD dan SMP sederajat di Kabupaten Pasuruan pada...