Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Kemitraan Lintas Sektor. Bahas Upaya Turunkan Kasus HIV, TBC dan Malaria

Gambar berita
03 September 2026 (18:14)
Kesehatan
367x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Penyakit Tubercolosis alias TBC maupun HIV AIDS di Indonesia masih menjadi PR Besar untuk segera dapat dieliminir, termasuk di kabupaten Pasuruan.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memandang perlu adanya pencegahan dan pengendalian melalui penguatan kemitraan lintas sektor, seperti yang dilaksanakan pada Rabu (3/9/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Asih Tri Rahmi selaku Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia. Sedangkan dari Pemkab Pasuruan dihadiri oleh dr Sujarwo dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan hingga Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor.

Menurut dr Sujarwo, dalam pertemuan ini, semua pihak terkait saling bersinergi, berkolaborasi, menyatukan komitmen, menyelaraskan program. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat sebagai pelaku utamanya.

"Forum Kemitraan ini diharapkan terbangun komitmen bersama antar pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria," jelasnya.

Sementara itu, anggota Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia, Asih Tri Rahmi  menegaskan bahwa kasus TBC di Kabupaten Pasuruan masuk di urutan ke 7 Jawa Timur. Dalam artian jumlah kasusnya cukup banyak, sehingga harus ada langkah cepat agar kasusnya bisa diturunkan.

"Untuk saat ini sudah dirilis bahwa kasus TBC di Kabupaten Pasuruan menempati urutan ketujuh dari 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Termasuk tinggi kasusnya, sehingga semua pihak harus bahu membahu mengatasinya," terangnya. 

Melalui kegiatan Penguatan Forum Kemitraan ini, Asih berharap akan terbangun komitmen bersama antar pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. 

"Utamanya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, yang kasusnya di kabupaten pasuruan masih cukup banyak," tegasnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...