Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj. Bupati Andriyanto: Kolaborasi dan Inovasi, Syarat Utama Pengembangan Sektor Pariwisata di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
01 Maret 2024 (23:47)
Pelayanan Publik
1751x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Saat membuka Forum Perangkat Daerah dan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto menekankan pentingnya kolaborasi serta inovasi untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan. Pernyataan itu disampaikannya dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Agus Hari Wibawa bersama Kepala Dinas Perhubungan yang sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Eka Wara Brehaspati.

Bertempat di Royal Tretes View Hotel Prigen, Jumat (1/3/2024), Pj. Bupati Andriyanto menaruh perhatian lebih kepada teknologi yang saat ini sudah memasuki era 5.0. Oleh karenanya, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinas Pariwisata diharapkan tidak hanya menggunakan teknologi sebagai media komunikasi saja, melainkan juga dapat memanfaatkannya untuk memajukan segala potensi pawirisata yang ada di Kabupaten Pasuruan.

"Kita hidup di era teknologi digital dan sudah 4.0 kalau berbasis masyarakat sudah 5.0. Kalau Anda bermain gadget saja itu masih 4.0. Tapi kalau dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat sudah di 5.0," katanya.

Menurutnya, pemanfaatan dalam teknologi tersebut sudah masuk ke tahap digitalisasi karena masyarakat sudah mau memposting atau membuat konten. Sehingga dalam mengembangkan dunia pariwisata harus menggunakan media sosial atau platform digital.

Catatan penting yang disampaikan PJ Bupati Pasuruan adalah dimana Dinas Pariwisata juga harus hadir bersama masyarakat dalam membangun digitalisasi di dunia pariwisata. Sinergi antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata dengan Pemerintah Desa harus terwujud.

"Kata kuncinya hanya satu yaitu digitalisasi. Pariwisata saat ini harus memanfaatkan media sosial. Sehingga Dinas Pariwisata harus hadir ketika sebuah desa memiliki ciri khas. Sinergi dan kolaborasi antara Pemda yaitu Dinas Pariwisata dengan desa harus terjalin," terangnya.

Lebih lanjut, Pj Bupati Pasuruan juga memberikan 4 syarat terciptanya inovasi. Mulai dari berdasarkan riset dan penelitian, harus ada pembaruan, memiliki manfaat kepada masyarakat hingga berkelanjutan. Berkelanjutan menurutnya adalah peninggalan tersebut masih tetap terjaga dan terawat dengan baik.

Diakhir arahannya, ia berpesan agar Dinas Pariwisata saat ini harus semakin berinovasi dan memberikan dampak kepada masyarakat. Dengan demikian, sektor pariwisata akan semakin maju dan berkembang ke depannya. (Iguh+Eka Maria) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharram 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...