Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Andriyanto Minta Pemuda Jangan Mau Diracuni dengan Narkoba Meski Berdalih Alasan Kesehatan

Gambar berita
21 Februari 2024 (09:14)
Kesehatan
1764x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tak pernah berhenti mengajak para pemuda untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi penyadaran pemuda anti narkoba di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Prigen, Rabu (21/2/2024) sore.

Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto. Hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat; Kepala BNNK Kabupaten Pasuruan, AKBP Erlang Dwi Permata serta Kepala Dispora Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni.

Kadispora Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni menjelaskan, tujuan digelarnya sosialisasi tak lain untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkotika dan obat terlarang. Utamanya kepada para pemuda sebagai target sasaran empuk para pengedar maupun bandar narkoba.

"Seluruh peserta dari unsur pemuda. Seperti Mahasiswa, pelajar SMA sederajat, karang taruna dan lainnya. Mereka ini adalah target sasaran para pengedar narkoba," jelasnya.

Dalam pelatihan kali ini, beberapa pemateri diundang. Seperti DPRD, Kejaksaan dan BNNK. Ghoni menambahkan, para peserta diundang selama dua hari dengan harapan seluruh materi yang disampaikan narasumber dapat diteruskan supaya rantai peredaran narkoba dapat terus ditekan.

"Supaya getok tular. Dari sini diteruskan ke yang lainnya bahwa narkoba itu berbahaya dan membahayakan untuk diri sendiri dan orang lain, juga merugikan bangsa dan negara," imbuhnya.

Sementara itu, Pj Bupati Andriyanto meminta para pemuda untuk jangan mau teracuni oleh ajakan menggunakan narkoba dengan dalih kesehatan.

Oleh karenanya, peran keluarga adalah segalanya. Sebab bisa memantau seluruh anggota keluarganya yang memiliki indikasi memakai, menggunakan atau bahkan mengedarkan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya.

"Jangan mau diracuni dengan alasan kesehatan. Untuk dopping lah, untuk obat kuat lah, anti stress dan lainnya. Saya ingin pendekatan keluarga terus diintensifkan. Karena ketika keluarga kompak dan harmonis, saya yakin masa depan anak-anak kita akan terjaga dengan baik, tanpa berdekatan dengan narkoba," harapnya.

Andriyanto mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk bersama-sama ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dan obat terlarang demi menciptakan lingkungan yang bersih dari bahaya narkotika.

"Dengan kegiatan seperti ini, setidaknya mendorong partisipasi aktif pemuda dalam perang melawan penyalahgunaan narkotika. Selain itu juga menyadarkan dan memberdayakan pemuda untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pasuruan United Raih Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Pasuruan United sukses meraih runner up dalam Kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala G...

Article Image
12 Rumah Warga Jarangan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah warga Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten P...

Article Image
Sepakat Tekan Pengangguran. Pemkab Pasuruan dan HR Club Teken MoU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Komunitas Pengelola Sumber Daya Manusia (H...

Article Image
Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Pasuru...

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...