Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pilkades di Kabupaten Pasuruan, Berjalan Lancar

Gambar berita
07 Oktober 2017 (19:02)
Politik
3885x Dilihat
0 Komentar
admin

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2017 di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (07/10) secara keseluruhan berjalan lancar.

Hingga berita ini ditulis, sebanyak 20 desa telah selesai melaksanakan rekapitulasi penghitungan surat suara di seluruh TPS (Tempat Pemungutan Suara) di masing-masing desa tersebut.

Anang Saiful Wijaya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan mengatakan, pelaksanaan pencoblosan dimulai sejak pukul 8 pagi dan ditutup pukul 2 siang. Dari 46 desa yang tersebar di 20 kecamatan, desa-desa yang telah selesai melaksakanan seluruh tahapan pemilihan kebanyakan adalah desa dengan jumlah pemilih antara 2000 sampai 3000 orang. Sedangkan yang hingga kini masih melakukan penghitungan surat suara adalah desa-desa dengan jumlah pemilih di atas 5000 orang.

“Contohnya saja Desa Wonojati, Kecamatan Gondangwetan yang sudah selesai pukul 5 sore, dan untuk Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol sampai sekrang masih belum selesai, karena jumlah pemilihnya lebih dari 8000 orang,” kata Anang saat dihubungi via telepon.

Pemkab Pasuruan sendiri terus stand by melakukan pengecekan, pengawasan dan pengamanan Pilkades 2017. Khusus untuk pengamanan, para anggota Satpol PP masih terus berjaga di semua TPS yang masih melangsungkan penghitungan, serta dibantu dengan anggota Linmas. Total ada 100 lebih personel yang diterjunkan, baik di sekitar TPS maupun yang bersifat keliling.

“Ada anggota yang memang khusus ditempatkan di TPS, tapi ada juga yang sifatnya keliling karena memantau dari semua desa yang melaksanakan Pilkades. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, meski ada sedikit permasalahan teknis, tapi semuanya sudah teratasi,” terang pria yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan itu.

Permasalahan yang dimaksud diantaranya masih adanya pemilih yang datang sebelum dibukanya jam pemilihan, pemilih yang datang lewat pintu belakang, dan kegaduhan selama rekapitulasi.

“Bahkan, ada pemilih yang datang pukul 3 dini hari hahahaha. Mungkin itu pemilih yang belum membaca tata cara pemilihan, trus ada yang masuk TPS lewat pintu belakang, ada-ada saja. Tapi itu semua adalah bagian dari demokrasi yang telah terselesaikan masalahnya,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Vaksin Internasional Kini Hadir Di RSUD Grati

Layanan Vaksin Internasional kini hadir RSUD Grati.Rumah sakit kebanggaan masyar...

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...