Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Perempuan Ditemukan Meninggal di Trotoar. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Perlakukan Jenazah Sesuai Protab Kesehatan

Gambar berita
15 Mei 2020 (22:58)
Pelayanan Publik
3458x Dilihat
0 Komentar
admin

Seorang perempuan berusia hampir setengah abad, ditemukan meninggal dunia di trotoar Jl Raya Gempol, Jumat (15/05/2020) pagi.

Diduga, perempuan berinisial PRS tersebut meninggal dunia, lantaran memiliki penyakit sesak nafas yang sudah lama. Hal itu diungkap oleh LF (14) yang tak lain anak kandungnya.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, perempuan tersebut meninggal sekitar pukul 7 pagi, dan dilaporkan ke Polsek Gempol, 3 jam kemudian.

Lantaran ada pengakuan dari anaknya bahwa ibunya sudah memiliki riwayat sesak nafas selama 5 bulan terakhir. Tepatnya setelah dia dan ibunya tak lagi tinggal di Surabaya, dan kemudian menghabiskan hari demi hari dengan mengamen, petugas kesehatan pun membawa jenazah perempuan tersebut dengan memakai APD (alat pelindung diri) layaknya penanganan jenazah Covid-19.

“Karena meninggalnya sesak nafas, maka untuk memastikan semuanya tertangani dengan baik, kami minta petugas kesehatan membawa jenazah ke RSUD Bangil dengan memakai APD lengkap,” katanya.

Dijelaskan Anang, perempuan tersebut bukan merupakan warga Kabupaten Pasuruan. Melainkan tercatat sebagai warga Bulak Banteng Wetan Gang 14 A, Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.  Di sana, perempuan tersebut tinggal (menumpang) bersama kakak kandungnya.  Lantaran ada perselisihan dengan saudaranya, maka perempuan tersebut meninggalkan Surabaya dan memilih mengamen di sekitaran Gempol.

Oleh karenanya, lantaran meninggalnya berada di wilayah Gempol, maka proses pemulasaran jenazah pun dilakukan di RSUD Bangil. Begitu pula dengan lokasi pemakaman nya pun ditempatkan di Pemakamam Umum Desa Gempol, tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat perempuan itu.

“Jenazah sudah dimakamkan setelah Sholat Magrib. Semuanya berjalan lancar, meski ada sedikit salah paham dengan warga sekitar. Tapi semuanya bisa dikendalikan, dan masyarakat di sekitar pemakaman juga memahaminya. Terima Kasih,” terangnya. (emil/anang saiful wijaya)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...