Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Siapkan 4 Strategi Tanggulangi Kemiskinan Akibat Pandemi Berkepanjangan

Gambar berita
07 Mei 2021 (17:29)
Pelayanan Publik
3944x Dilihat
0 Komentar
admin

Pandemi yang berkepanjangan membuat banyak sektor terdampak. Salah satunya adalah angka kemiskinan yang mengalami kenaikan dalam setahun terakhir.

Di Kabupaten Pasuruan misalnya. Untuk mengatasi semakin naiknya angka kemiskinan, Pemkab Pasuruan telah menyiapkan 4 strategi penanggulangan kemiskinan akibat pandemi.

Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ihwan mengatakan, pihaknya telah menyusun Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD). Program itu telah disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) lain untuk nantinya akan dilanjutkan dengan langkah konkrit yang disetujui oleh Bupati Pasuruan.

"Kita sudah siapkan 4 strategi penanggulangan angka kemiskinan, dan itu sudah kami sampaikan ke semua OPD di Kabupaten Pasuruan," kata Ihwan, di sela-sela kesibukannya, Jumat (07/05/2021) siang.

Keempat strategi tersebut diantaranya:

Pertama, pengurangan beban masyarakat miskin. Ini dilakukan dengan menggandeng dinas sosial (dinsos). Warga miskin yang terdata di dinsos diberi bantuan. Mereka diidentifikasi secara tepat. Siapa saja yang relevan untuk mendapatkan jaminan sosial. Beban yang ditanggung direduksi dan eleminasi.

Kedua, peningkatan kemampuan dan pendapatan sesuai karakter. Jika masih muda produktif, mereka akan dilatih keterampilan dengan dibantu oleh OPD terkait. Jika sudah tua kronis atau tua renta, balik ke stategi yang pertama. Beban yang bersangkutan ditanggung penuh.

Ketiga, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil. Pemkab mendorong usaha mikro agar bangkit kembali. Jika menurun akibat pandemi, OPD membantu agar usaha mereka bergairah kembali.

Keempat, menyinergikan kebijakan dan program penanggulangn kemiskinan di semua OPD agar tepat sasaran. Perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan dirancang dan direalisasikan dengan tepat sasaran.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan mencatat, pada 2019, angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan sekitar 8,68 persen. Angka itu naik 0,58 persen menjadi 9,26 pada 2020. 

Kepala BPS Kabupaten Pasuruan Lutfin Fana menjelaskan, angka itu diketahui berdasar survei pada 2020. Survei dilakukan dua tahap dengan metode sampling. Suveri pertama Februari, yaitu Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Kemudian, pada September 2020, dilakukan survei keterkaitan satu sama lain.

”Survei itu saling terkait. Tidak bisa sendiri-sendiri. Sampelnya sama,” terangnya.

Menurut Lutfin, indikator kemiskinan bisa dilihat, antara lain, dari pola konsumsi. Misalnya, ada standar pemenuhan kalori per hari. Jika di bawah standar, yang bersangkutan patut dikategorikan miskin.

Penyebab kenaikan angka kemiskinan saat ini adalah pandemi. Sebab, pandemi mengakibatkan orang kehilangan mata pencarian. Mereka masuk kategori miskin. 

”Yang cukup signifikan penyebabnya adalah pandemi. Karena pandemi banyak orang kehilangan penghasilan,” terangnya.

Sementara itu, Ihwan menilai data dari BPS itu bisa menjadi acuan Bappeda. Yang pasti, angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan masih di bawah rata-rata Jawa Timur. Pada 2019, angkanya 8,68 persen, sedangkan Provinsi Jatim 11,09 persen. Pada 2020, angka kemiskinan Kabupaten Pasuruan sekitar 9,26 persen dan provinsi 11,2 persen. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Rusdi Serahkan SK Remisi Bebas untuk 6 WBP rutan Bangil

Siswarno (54), warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Bangil tak bisa menyembun...

Article Image
Memakai Pakaian Khas Kalimantan Selatan. Bupati Rusdi Pimpin Upacara Kemerdekaan RI ke 81 di Alun-alun Bangil

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 81, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar U...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Hadiri Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di TMP Bangil

Sehari jelang HUT Kemerdekaan RI ke 81, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri...

Article Image
Persekabpas Berangkat Training Camp ke Jogjakarta

Sebagai bagian dari persiapan menuju Liga 3 Nusantara, manajemen Persekabpas mem...

Article Image
Kukuhkan 77 Anggota Paskibraka Kabupaten Pasuruan Tahun 2026. Bupati Rusdi : Selamat Bertugas. Kibarkan Sang Merah Putih dengan Sempurna

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan sebanyak 77 anggota Pasukan Pengibar B...