Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Minta Masyarakat Tak Usah Kuatir Varian Baru Covid-19

Gambar berita
03 Januari 2024 (07:12)
Kesehatan
3040x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto meminta masyarakat agar tidak panik berlebihan meski kasus varian baru Covid-19 diduga telah muncul di daerah.

Permintaan tersebut bukan tanpa sebab. Lantaran varian baru tersebut tidak lebih berbahaya seperti varian Delta atau yang lainnya. Bahkan, varian yang ada saat ini mirip influenza biasa.

"Kami minta masyarakat tidak perlu panik berlebih menghadapi munculnya varian baru Covid-19. Karena varian yang ada saat ini, tidak lebih berbahaya dari sebelum-sebelumnya. Seperti varian Delta," kata Andriyanto di sela-sela kesibukannya, Rabu (03/01/2024).

Dijelaskannya, saat ini ada setidaknya enam temuan kasus diduga varian baru dari Covid-19 tersebut. Penderitanya mengalami gejala yang mirip influenza biasa.

"Semuanya ada komorbit, tapi ada gejala seperti influenza biasa," terangnya.

Dari enam orang tersebut, lima pasien sudah diperbolehkan pulang, sedangkan satu pasien lainnya masih harus dirawat di rumah sakit.  Hal tersebut dibenarkan Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina.

"Tinggal satu pasien saja yang harus dirawat, karena ada komorbit yang agak berat," ucapnya.

Mengenai apakah memang varian baru, Arma menegaskan bahwa seluruhnya masih dalam proses pemeriksaan. Khususnya pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) terhadap seluruh kasus konfirmasi positif Covid-19.

"Apakah varian baru atau bukan masih dalam proses pemeriksaan dan hasilnya belum ada, sehingga tidak bisa memastikan," terangnya.

Lalu bagaimana perlakukan yang diberikan kepada para pasien diduga Covid-19, Arma menegaskan bahwa pelayanan kesehatan pada seluruh pasien dilakukan secara proporsional.

Termasuk di dalamnya ada ruang isolasi khusus bagi para pasien Covid-19 maupun yang memiliki penyakit tertentu seperti TBC dan lainnya.

Namun Arma menegaskan bahwa masyarakat tidak usah kuatir, karena Pemerintah Indonesia sudah menetapkan Endemi Covid-19.

"Masyarakat tidak usah kuatir, karena Pemerintah juga menetapkan Indonesia Endemi cOVID-19, dan kami proporsional dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pasien dengan gejala-gejala kesakitannya," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
25 Atlet Kabupaten Pasuruan Siap Berlaga dalam Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

Sebanyak 25 atlet Kabupaten Pasuruan siap berlaga dalam Kejuaraan Paralimpik Pro...

Article Image
Pimpin Upacara Hari Jadi ke 1097. Bupati Mas Rusdi Ajak Wisatawan Berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Bertepatan dengan Hari Jadi ke 1097, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upa...

Article Image
Perkuat Sinergi dengan Ulama dan Tokoh Masyarakat, Gus Shobih Sambut Silaturahmi TNI AU Lanud Muljono

Gus Shobih apresiasi langkah silaturahmi dan anjangsana yang dilakukan jajaran T...

Article Image
Komandan LANUD TNI Muljono Persilahkan Santri Pasuruan Daftar Jadi TNI

Lulusan Pondok Pesantren tidak semuanya akan menjadi ustadz atau kiai. Sebalikny...

Article Image
Sambut 900 Mahasiswa Baru Universitas Yudharta, Mas Rusdi Tekankan Literasi Digital dan Karakter

Pembukaan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Pendidikan (Pasopati) Universitas Yudh...