Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Meski Mulai Hujan, Pemkab Pasuruan Tetap Salurkan Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Gambar berita
29 Oktober 2021 (11:36)
Pelayanan Publik
3396x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski sudah mulai turun hujan, akan tetapi sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan ternyata masih kekeringan. Untuk itu, BPBD Kabupaten Pasuruan terus menyisir desa-desa yang warganya mengalami kekurangan air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris menyatakan, status kedaruratan bencana kekeringan sejatinya sudah dicabut awal Oktober lalu. Pencabutan dilakukan seiring  masuknya peralihan musim.

Namun, ternyata informasi kekeringan masih masuk ke BPBD. Karena itulah masih perlu dilakukan asesmen dan evaluasi. Tujuannya, memastikan debit air dalam sumber-sumber air di Kabupaten Pasuruan.

 ”Asesment kita lakukan karena ternyata beberapa hari hujan, kemudian panas lagi. Inilah makanya kita sasar dan evaluasi ke lokasi,” kata Haris, di sela-sela kesibukannya, Jumat (29/10/2021).

Dari hasil asesment, BPBD Kabupaten Pasuruan akan tetap mendistribusikan air bersih apabila kondisinya mendesak atau sangat diperlukan.

"Kalau mendesak, segera kami kirim, karena sudah ada armadanya," tegasnya.

Seperti diketahui, jumlah kasus kekeringan memang turun. Hanya ada sembilan desa yang mengalami kekeringan. Lokasinya tersebar di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Lumbang, Lekok, dan Kecamatan Pasrepan.

Di Kecamatan Lumbang, krisis air bersih terjadi di Watulumbung, Karangjati, dan Cukurguling. Di Kecamatan Lekok, ada Desa Balunganyar, Wates, Semedusari, dan Pasinan. Sementara di Kecamatan Pasrepan, kekeringan terjadi di Mangguan dan Ngantungan.

Kondisi itu berbeda dengan tahun 2020. Saat itu, ada 23 desa di tujuh kecamatan yang mengalami kekeringan. Masing-masing wilayah Kecamatan Gempol, Winongan, Lumbang, Pasrepan, Lekok, Kejayan, dan Grati.

Di Kecamatan Gempol, ada dua desa yang krisis air bersih. Yaitu, Desa Bulusari dan Desa Wonosunyo. Keduanya memang langganan kekeringan. Di Kecamatan Winongan, krisis air bersih rentan menerpa Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberejo

Untuk Kecamatan Lumbang, ada Desa Lumbang, Watulumbung, Cukurguling, Karangjati, dan Karangasem. Di Pasrepan, ada Desa Mangguan, Ngantungan, Sibon, Klakah, Pasrepan, dan Desa Petung.

Di Kecamatan Lekok, krisis air bersih melanda Pasinan dan Balunganyar, Semedusari, serta Wates. Lalu, di Kecamatan Kejayan ada Kedungpengaron dan Oro Pule. Di Kecamatan Grati. Desa Karanglo yang mengalami kekeringan. Data tersebut menjadi acuan BPBD Kabupaten Pasuruan dalam mendeteksi risiko bencana pada 2021 ini. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Resmi Terima Hibah BMN Kawasan KSPN Bromo dari Kementerian PU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah dan B...

Article Image
Pasuruan Super League 2026 Dimulai. Bupati Rusdi : Junjung Tinggi Sportifitas dan Berikan Penampilan Terbaiknya

Turnamen sepakbola antar kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, yakni Pasuruan Super l...

Article Image
Mas Rusdi Resmi Buka Super League Bupati Pasuruan Cup 2026: Wadah Penjaringan Bibit Lokal Menuju Kejayaan Persekabpas

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, atau yang akrab disapa Mas Rusdi, secara resmi...

Article Image
Business Day. Cara Pemkab Pasuruan Ajak UMKM Naik Kelas dengan Perluas Jejaring Usaha

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...

Article Image
Kak Shobih Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 65 di Alun-alun Bangil

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pasuruan menggelar Upacara Peringatan H...