Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menkeu: Bansos Diperpanjang Sampai Desember 2020

Gambar berita
04 Juni 2020 (10:23)
Pelayanan Publik
4118x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk membantu masyarakat di dalam rangka untuk menopang daya beli yang merosot akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai dampak pandemi Covid-19, Pemerintah Pusat akan memperpanjang bantuan sosial (bansos). Kata Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, bansos akan diperpanjang sampai Desember dan disalurkan secara tunai non-cash.

“Seperti program PKH, Kartu Sembako, diskon listrik, bansos untuk non-Jabodetabek, bansos untuk Jabodetabek, BLT Dana Desa dan Kartu Prakerja ini totalnya Rp 178,9 triliun”, ujar Menkeu saat memberikan keterangan usai Rapat Terbatas (Ratas), di Jakarta, Rabu (03/06/2020).

Dalam Ratas telah diputuskan bahwa bansos diberikan dalam bentuk sembako. Namun memang dari interval bulan Juli hingga Desember 2020, nilai manfaatnya turun dari Rp 600.000 menjadi Rp 300.000 per bulan.

“Jadi untuk Jabodetabek sekarang akan sampai Desember, namun mulai Juli hingga Desember manfaatnya turun dari Rp 600.000 menjadi Rp 300.000 per bulan. Nantinya akan dilakukan transfer ke nama dan account mereka sesuai dengan data di Kementerian Sosial maupun kerja sama dengan pemerintah daerah masing-masing,” terang Menkeu.

Untuk BLT Dana Desa, sambung Menkeu, yang sekarang juga diperpanjang hingga September, antara Juli hingga September manfaatnya diturunkan dari Rp 600.000 menjadi Rp 300.000. Sehingga total untuk BLT Desa ini akan mencapai Rp 31,8 triliun.

“Sedangkan yang tadi bansos tunai non-Jabodetabek itu totalnya menjadi Rp 32,4 triliun dan untuk bansos Jabodetabek totalnya Rp 6,8 triliun. Dari data terpadu, penerima bansos itu mayoritas adalah para petani, peternak, dan pekebun yaitu 18,4 juta sendiri”, jelasnya.

Menkeu menambahkan, pemberian bantuan tersebut merupakan dukungan yang diberikan pemerintah untuk menahan daya beli agar tidak menurun akibat adanya Covid-19. Juga  merosotnya kegiatan ekonomi terutama di level masyarakat di akar rumput.

“Bantuan juga diberikan kepada pedagang dan pekerja sektor swasta 4,2 juta, pekerja bangunan 3,4 juta, pekerja pabrik sekitar 3,3 juta, sopir dan pekerja sektor komunikasi 1,3 juta, nelayan hampir 900 ribu dan sektor lainnya. Ini sudah mencakup 40% dari masyarakat”, tandasnya. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan dari Layanan Pengelolaan Sampah Tembus Rp 1 Milyar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pelayanan pengelolaan sampah...

Article Image
Dongkrak Promosi Pariwisata Daerah. Pemkab Pasuruan Bekali Mediagram dan Influencer dengan Green Card

Banyak cara yang bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mempromosika...

Article Image
Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Para Orang Tua Luangkan Waktu Bacakan Buku pada Anak

Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusd...

Article Image
Banyak Terobosan Kesehatan dan Sosial, Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Diganjar Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. D...

Article Image
Gorong-Gorong di Simpang 4 Petungasri Pandaan Ambles. Pemkab Pasuruan Lakukan Pembersihan Sampah dan Penggantian Gorong-Gorong

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tanggap cepat terhadap kejadian amblesnya Gorong-g...