Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kebakaran di Bukit Teletubbies, Objek Wisata Gunung Bromo Ditutup

Gambar berita
07 September 2023 (10:51)
Pariwisata
9686x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Objek wisata Gunung Bromo kembali ditutup untuk umum. 

Pengumuman ini disampaikan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melalui akun resmi Balai Besar TNBTS.

Dalam surat bernomor: PG.08/Y.8/BIDTEK/09/2023 itu, pihak BB TNBTS menyebut jika penutupan itu terkait dengan kebakaran yang terjadi di Blok Savana Lembah Watangan/Blok Teletubbies.

"Untuk kelancaran proses pemadaman dan memperhatikan keamanan pengunjung, wisata Gunung Bromo ditutup secara total,” tulis BB TNBTS dalam pengumumannya..

Bagi pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara online, lanjut BB TNBTS, dapat mengajukan reschedule saat destinasi andalan nasional itu kembali dibuka.

Pihak BB TNBTS juga mengimbau kepada masyarakat, pengunjung dan pelaku jasa wisata untuk menjaga kawasan TNBTS dari kebakaran.

“Tata cara reschedule akan diinfokan pada kesempatan lain,” tulis dalam surat keputusan yang ditandatangani Kabag TU TNBTS, Septi Eka Wardhani itu.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Septi membenarkan hal tersebut. 

Menurutnya, penutupan wisata Bromo dilakukan sejak Rabu (06/09/2023/pukul  22.00 WIB.

"Betul. Mulai tadi malam jam sepuluh sampai waktu yang belum bisa ditentukan, objek wisata Bromo ditutup," singkatnya 

Dijelaskan Septi, penyebab ditutupnya Bromo tak lain karena kebakaran yang terjadi di Area Bukit Teletubbies, kemarin. 

Penyebabnya diduga wisatawan membawa dan menyalakan flare saat prewedding hingga mengakibatkan terjadinya kebakaran di area tersebut.

Saat ini, terduga pelaku telah di amankan ke Polres Probolinggo untuk di mintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Hasil evaluasi adalah ketika himbauan kami melalui medsos, cyber dan media lainnya sepertinya yang diabaikan. Dan pelaku sudah diamankan di Polres Probolinggo," ucapnya.

Saat ini, TNBTS lebih fokus pada pengendalian dan pemantauan kawasan.

Septi mengimbau kepada masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata untuk menjaga Kawasan TNBTS dari kebakaran hutan. 

Caranya dengan tidak menyalakan api dan sejenisnya seperti petasan, kembang api, dan flare di kawasan wisata. 

"Demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama serta melaporkan kepada petugas jika menemukan titik api di dalam Kawasan TNBTS," pungkas perempuan bernama lengkap Septi Eka Wardhani itu. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...