Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jumlah KPM PKH Kabupaten Pasuruan Naik 100%

Gambar berita
10 April 2018 (11:28)
Pelayanan Publik
3955x Dilihat
0 Komentar
admin

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan tahun ini naik 100% dari tahun 2017, yakni dari 42.157 KPM menjadi 92.191 PKM.

Namun demikian, kenaikan jumlah KPM tidak ada korelasinya dengan tingkat kemiskinan masyarakat. Hal tersebut seperti yang ditegaskan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Gunawan Wicaksono, saat ditemui di kantornya, Selasa (10/04/2018).

Menurutnya, meningkatnya jumlah KPM semata-mata merupakan kuota yang diberikan oleh Kementerian Sosial RI untuk semua daerah, terutama untuk Kota dan Kabupaten yang berhasil menjalankan PKH sesuai dengan target pemerintah pusat.

“Nah untuk Kabupaten Pasuruan kebetulan dapatnya banyak dan dua kali lipat dari tahun lalu. Penambahan jumlah KPM bukan karena jumlah warga miskin semakin banyak, tapi berdasarkan cakupan basis data terpadu (BDT) setiap tahunnya,” katanya

Ditambahkan Gunawan, penambahan jumlah KPM PKH seiiring dengan penambahan 3 juta warga kurang mampu di seluruh wilayah se-Indonesia, sehingga total KPM PKH tahun 2018 mencapai 10 juta warga dari total tahun 2017 yang mencapai 7 juta warga.

“Penambahan inilah yang membuat kuota penerima PKH mengalami kenaikan di daerah. Salah satunya di Kabupaten Pasuruan. Makanya kita bersyukur dapat kuota jauh lebih banyak dari tahun lalu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Gunawan menjelaskan bahwasanya penambahan jumlah KPM atas juga sebagai upaya pemerataan pemberian bantuan, dimana upaya pemerataan bantuan PKH dilandasi masih adanya warga kurang mampu yang sebenarnya layak mendapat bantuan tapi belum terdata.

“Makanya kita lakukan verifikasi dan validasi. Sementara kita gunakan data tahun 2015. Kalaupun ada yang seharusnya dapat program tapi ternyata tidak terdata, kami mohon maaf, karena kami juga akan terus menerima laporan dari masyarakat,” beber dia.

Sementara itu, Hadi Prayitno selaku Koordinator PKH Kabupaten Pasuruan menambahkan, KPM terbagi menjadi dua, yakni anak-anak sekolah dan ibu hamil yang menerima bantuan sebesar Rp 1.890.000 dan lansia (lanjut usia) dan disabilitas masing-masing sebesar Rp 2.000.000. Bantuan tersebut sifatnya non tunai, sehingga dapat diambil melalui perbankan yang dipercaya sebagai rekanan.

“Bantuannya dibagi dalam 4 tahap. Contohnya kalau besarannya Rp 2 juta, maka dikasih Rp 500 ribu per 3 bulan sampai setahun lamanya.  Berarti termin satu sudah dibagi pada maret lalu, dan termin kedua bulan mei mendatang,” terangnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...