Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jagongan Forkopimda, Bupati Irsyad Yusuf Jawab Semua Keluhan Masyarakat

Gambar berita
05 Februari 2020 (17:17)
Pelayanan Publik
2944x Dilihat
0 Komentar
admin

Berkonsep jagongan tapi tak melupakan pelayanan publik, program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Kenduren Mas (Kendaraan Urun Rembug Masyarakat) yang digelar di Lapangan Desa Martopuro, Dusun Puntir, Kecamatan Purwosari, Selasa (04/02/2020) malam, sukses besar.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menjawab seluruh pertanyaan masyarakat. Mulai dari sampah, pupuk, hingga urusan RTLH (rumah tidak layak huni).

Dari pantauan di lapangan, secara gamblang, Bupati Irsyad menjelaskan satu per satu dari pertanyaan yang dilontarkan warganya.

Sebagai contohnya, salah satu warga Dusun Klojen, Desa Martopuro menanyakan perihal apakah  semua RTLH dapat dibangun meskipun tidak memilik tanah ?.

Tak butuh waktu lama, Irsyad menjelaskan bahwa syarat RTLH memang harus memiliki tanah jelas dan lengkap dokumennya. Dengan program RTLH, dirinya berharap semoga di Kabupaten Pasuruan nantinya sudah tidak ada rumah yang tidak layak huni.

“Ya kalau program rehab rumah tidak layak huni harus memenuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Jadi, masyarakat harus bisa memahami akan hal ini. Setiap penerima RTLH adalah masyarakat yang memiliki dokumen pertanahan lengkap, karena sebagai persyaratan utama,” katanya.

Pertanyaan warga lain, juga dijawab tegas oleh Bupati Irsyad. Salah satunya berasal dari Agus, warga Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari yang meminta bantuan bak sampah untuk desanya. Irsyad menjawab bahwa Pemkab Pasuruan memiliki program P3D (Pemuda Pelopor Pembangunan Desa) dan SDSB (Satu Desa Satu Bank Sampah). Untuk itu, keinginan warga akan bak sampah akan segera direalisasikan.

“Pemkab saat ini ada program P3D dan SDSB yang berkaitan dengan permasalahan sampah. Mohon untuk Camat Purwosari dicatat, sehingga nanti dianggarkan ke APBD,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Irsyad mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran seluruh anggota Forpimda Kabupaten Pasuruan. Seperti Kapolres Pasuruan, Kajari Kabupaten Pasuruan, Ketua PN Bangil, serta Dandim 0819 Pasuruan yang sama-sama mendukung seluruh program unggulan Pemkab Pasuruan dalam hal pelayanan public.

“Kebersamaan ini semoga tetap terjaga sampai kapanpun. Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya selama ini,” ucapnya.

Dikatakan Irsyad, Kenduren mas ini merupakan upaya percepatan Pemkab Pasuruan dalam memangkas alur birokrasi yang terlalu bertele-tele. Dalam prakteknya, masyarakat tak perlu jauh-jauh ke tempat pelayanan di Raci atau kantor secara umumnya. Melainkan datang langsung ke lokasi kenduren mas, dan langsung menyampaikan kepentingannya.

“Mulai dari urusan kependudukan, perijinan, perdagangan, informasi, pendidikan, kesehatan, pertanian, sosial kemasyarakatan sampai urusan tilang kendaraan pun kami hadirkan. Supaya lebih mendekatkan kepada masyarakat,” jelas Irsyad diikuti tepukan tangan warga.

Seperti diketahui, Konsep Kenduren Mas tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana untuk tahun ini dilaksanakan dua hari berturut-turut selama dua minggu sekali. Hari pertama diisi dengan Jagongan Publik dan pertunjukan rakyat plus pelayanan public. Sedangkan hari kedua adalah full pelayanan public dari seluruh OPD terkait.

Tak hanya OPD di Lingkup Pemkab Pasuruan saja, Polres Pasuruan juga membuka pelayanan SIM Keliling, Samsat Keliling dan SKCK Keliling. Begitu pula Kejari Kabupaten Pasuruan yang membuka pelayanan pengambilan tilang.

Di sisi lain, kemeriahan acara Jagongan kali ini juga diisi dengan penyerahan buku Leter C Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari yang sudah restorasi atau diperbaiki .Serta aksi anggota Forpimda plus Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan yang menyanyikan lagu Pasuruan Gumuyu. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...