Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Isu Perpecahan Bangsa, Bupati Irsyad Ajak Masyarakat Kabupaten Pasuruan Jaga Pancasila

Gambar berita
02 Juni 2017 (11:16)
Nasionalisme
3866x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf memimpin Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila tahun 2017, di Alun-alun Bangil Jumat (02/06/2017) pagi.

Selain Bupati Irsyad, upacara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Kapolres Pasuruan, AKBP Muhammad Aldian, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo, Sekda Agus Sutiadji, para Kepala OPD (organisasi perangkat daerah), camat, PKK, dan ratusan peserta upacara yang terdiri dari anggota TNI dan Polri, Satpol PP, Linmas hingga para pelajar SMA/SMK di wilayah Kecamatan Bangil.

Dalam sambutannya, Bupati Irsyad mengatakan, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan yang dirumuskan pada tanggal 1 Juni 1945. Kemudian dipidatokan oleh Ir Soekarno Hatta pada piagam Jakarta 22 Juni 1945, kemudian final 18 Agustus 1945. Dari situlah tonggak momen lahirnya Pancasila.

“Pidato Presiden Soekarno yang kita kenal hingga mengguncang dunia, yakni ketika di depan anggota PBB. Beliau mengatakan bahwa kedamaian sebuah negara ada dalam Pancasila. Believe in God, Humanity, Nationality, Democracy and Social Justice adalah isi Pancasila. Harus diingat kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman,” katanya.

Mengangkat tema ‘Saya Indonesia Saya Pacasila’, Bupati mengingatkan kembali akan semangat persaudaraan yang mulai pudar. Perbedaan etnis, bahas adat, suku, agama, dan golongan, yang dipersatukan dalam dasar – dasar Pancasila adalah jati diri Bangsa.

"Namun kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami tantangan. Ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi lain selain Pancasila. Masalah tersebut semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang menyebarkan berita hoax. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tidak terpengaruh akan isu perpecahan dalam bentuk apapun," tegasnya.

Lebih lanjut Irsyad mengajak Ulama, Ustadz, Pastor, Pendeta, Bikhsu, Pedanda, Tokoh Masyarakat, Pendidik, Pelaku Seni Budaya, pelaku media, jarang TNI Polri, dan masyarakat untuk menjaga Pancasila.

 “Pancasila harus kita selipkan di mana-mana. Contohnya saja saat Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus betul-betul dimasukkan nilai – nilai Pancasila,” urainya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Tandon dan Menara Air di Wilayah Kekeringan dan Kesulitan Akses Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang tahun ini...

Article Image
Satu Rumah Warga di Wonorejo Roboh Dihantam Angin Kencang. BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Salah satu rumah warga di Desa Karangjatianyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pa...

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...