Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hari Lahir Pancasila, Momentum Kebangkitan Moral Bangsa

Gambar berita
31 Mei 2017 (16:39)
Budaya
4763x Dilihat
0 Komentar
admin

Maraknya fenomena sosial yang mengarah pada gejala dekadensi moral akhir-akhir ini sebagai akibat dari terjadinya krisis keteladanan di negeri ini. Sehingga dibutuhkan formula khusus yang bersumber dari pola kepemimpinan para petinggi. Pernyataan ini disampaikan Penasehat Dewan Pendidikan Jawa Timur Profesor Dr. Zainudin Maliki, M.Si menyikapi kegaduhan sosial politik yang terjadi di masyarakat saat ini.

Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni merupakan momentum penting bagi seluruh elemen bangsa Indonesia untuk dapat mengembalikan nilai-nilai luhur Pancasila yang semakin memudar. Kuncinya terletak pada jiwa kepemimpinan para pejabat negara, mengingat mereka adalah figur pemimpin yang secara otomatis dijadikan panutan masyarakat.   

“Kondisi bangsa yang ramai dengan hiruk-pikuk kegaduhan sosial politik, perilaku korup banyak pejabat, tindakan mengandung unsur SARA, saling menghujat bahkan sampai merambah ke ranah agama di masyarakat diantara indikator mulai terkikisnya nilai-nilai luhur Pancasila. Kuncinya hanya satu yaitu dibutuhkan pola kepemimpinan yang mampu dijadikan role model, karena seorang pemimpin kan teladannya masyarakat. Ironisnya kan sekarang banyak pejabat tinggi negeri yang justru terperangkap masalah korupsi dan kasus lainnya yang sangat tidak mencerminkan Pancasila. Sehingga yang terjadi, krisis kepemimpinan berkepanjangan berujung pada hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya, baik di level eksekutif maupun legislatif”, jelasnya waktu tadi dihubungi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan, Rabu (31/05/2017).

Menurut Zainudin, disinilah dibutuhkan perubahan besar dan mendasar tentang bentuk demokrasi bangsa Indonesia, dari yang sebelumnya bersifat prosedural menjadi demokrasi substansial. Untuk itu, keteladanan seorang pemimpin di semua lini, baik di lingkungan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah merupakan syarat utama bagi terwujudnya bangsa yang sehat dan kuat. Bukan sekedar mereka yang populis, melainkan punya jiwa kepemimpinan serta kemampuan.  

“Masyarakat Indonesia nyaris kehilangan keteladanan dan panutan. Padahal masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang Patron Klien yang sangat menghormati dan banyak berharap dari tokoh panutan mereka. Sayangnya, fakta di lapangan, mereka justru banyak yang jadi sumber masalah di negeri ini. Padahal, ketika seorang pemimpin bermasalah, itu artinya sama saja dengan mengingkari Pancasila. Lalu darimana masyarakat bisa memperoleh seorang panutan?”, urainya.

Sebaliknya, jika pemerintah ingin mengembalikan ruh Pancasila agar benar-benar diamalkan di masyarakat, maka dibutuhkan suasana kondusif dengan kondisi masyarakat yang tidak mudah diadu-domba. Setidaknya hal tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan ekonomi dengan asumsi, keduanya merupakan modal dasar untuk membentuk bangsa yang kokoh dari segi SDM. Sehingga dengan mudah mampu memahami, menghayati sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Selama ini kan orang-orang dengan pendidikan yang kurang kan mudah terprovokasi. Begitu juga dengan mereka yang di posisi ekonomi lemah, relatif tidak bisa mengendalikan emosi sehingga mudah terprovokasi. Nah disitulah sangat dibutuhkan peran pemerintah dengan mencari solusinya. Pemimpin yang bersungguh-sungguh, mereka yang mampu mengangkat derajat pendidikan dan ekonomi masyarakatnya”, tandasnya di akhir perbincangan. (Eka Maria)        


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Koperasi, Usaha Kecil, Menegah, Perindustr...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM Kelurahan Bendomungal, Wabup Gus Shobih Minta Warga Sekitar Jaga dan Memanfaatkannya Dengan Baik

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meminta kepada seluruh masyarakat Keluraha...

Article Image
Asyiknya Berwisata Petik Melon Golden Kinanti di Desa Sumbergedang, Pandaan

Berwisata tentu saja menjadi aktifitas menyenangkan agar otak bisa segar kembali...

Article Image
Gubernur Khofifah Resmikan Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi Kelurahan Bendomungal

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Penanganan Kumuh Skala Kawa...