Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Disnaker Kabupaten Pasuruan Berdayakan Warga Desa Melalui Mobile Training Unit

Gambar berita
21 Oktober 2025 (13:56)
Pemerintahan
1500x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Selain menggelar pelatihan di dalam UPT LKD, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan juga jemput bola melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi Gelombang 2 Mobile Training Unit (MTU) ke desa-desa.

Total ada 7 desa yang telah menerima program ini, diantaranya Desa Bulukandang, Kecamatan Lumbang. Kemudian Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan; Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo; Desa Dompo, Kecamatan Kraton, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang dan lainnya. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto mengatakan, tujuan digelarnya MTU tak lain untuk memfasilitasi para warga yang hingga kini masih belum mendapatkan pekerjaan.

Prakteknya, pihak pemerintah desa terlebih dulu mengusulkan jenis pelatihan yang diberikan kepada Disnaker. Setelah itu barulah dilakukan verifikasi hingga pelaksanaan pelatihan itu sendiri. 

"Kita menjemput bola, kita latih masyarakat untuk mengikuti pelatihan di balai desa atau tempat yang telah disepakati bersama. Sesuai permohonan desa, minat dan bakat masyarakat, dikelompokkan sehingga kami siapkan mentor dan kirim ke desa," kata Heru di sela-sela kesibukannya, Selasa (21/10/2025).

Selain diberikan materi teknis terkait dengan kejuruan pelatihan yang akan di berikan oleh instruktur, peserta juga di bekali keterampilan Softskill terkait Kewirausahaan.

Kata Heru, kegiatan sudah berjalan dengan alokasi pelatihan selama 30 hari kalender. Dimana per paket terdiri dari 16 orang peserta pelatihan.

"Seperti di Desa Kedungpengaron Rembang ada pelatihan membatik yang telah kami berikan kepada warga di sana," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Kepala UPT LKD, Muhammad Farid Ardiansyah menambahkan pelatihan MTU meliputi pelatihan membatik, menjahit pakaian, processing hasil makanan minuman, serta pembuatan roti dan kue.

Selama mengikuti MTU, para peserta mendapatkan banyak fasilitas mulai dari pengganti uang transport, seragam olahraga, sepatu, tas dan peralatan ATK, bahan praktik hingga asuransi ketenagakerjaan.

"Sama dengan pelatihan di BLK Rejoso. Cuma beda tempatnya saja," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Komandan LANUD TNI Muljono Persilahkan Santri Pasuruan Daftar Jadi TNI

Lulusan Pondok Pesantren tidak semuanya akan menjadi ustadz atau kiai. Sebalikny...

Article Image
Sambut 900 Mahasiswa Baru Universitas Yudharta, Mas Rusdi Tekankan Literasi Digital dan Karakter

Pembukaan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Pendidikan (Pasopati) Universitas Yudh...

Article Image
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Kedungbanteng - Wonokerto

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara bertahap terus melakukan pemeliharaan berka...

Article Image
Mantapkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Shobih Lantik Dua Pejabat Fungsional Analis Kebencanaan

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori lantik jabatan fungsional Badan Penanggu...

Article Image
Goes to School, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Sosialisasikan PAREEDI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo goes to school,...